25 Hal Yang Perlu Kau Tahu Sebelum Memasuki Usia 25 Tahun

25 Hal Yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Memasuki Usia 25 Tahun

25tahun
www.pinterest.com

25 Hal Penting Sebelum Berusia Seperempat Abad

Usia 25 tahun sering diasosiasikan sebagai penanda kedewasaan seseorang. Seperempat periode menjalani hidup diperlukan bisa menciptakan seseorang cukup bijak menghadapi aneka macam dinamika kehidupan. Di usia ini pula banyak orang merasa hidup mereka “benar-benar dimulai”.

Jika memang usia 25 benar-benar krusial, hal apa sih yang perlu kau tahu sebelum memasukinya? Bisakah kau mempersiapkan momentum seperempat periode kehidupanmu mulai sekarang?

Daftar Isi

1.

Usia 25 Tahun Tidak Serta-Merta Mengubahmu Kaprikornus Orang Dewasa

25tahun
Usia 25 Tahun Tidak Serta-Merta Mengubahmu Kaprikornus Orang Dewasa | www.hipwee.com

Beberapa tahun kemudian kau berpikir akan benar-benar bertansformasi jadi orang sampaumur di usiamu yang ke-25. Tapi ternyata kedewasaan tidak selalu berbanding lurus dengan umur. Di umur 25 kau masih akan tetap sama menyerupai dirimu yang dulu. Bahkan terkadang bisa lebih kekanakan.

Di usia yang ke-25 kau akan keheranan dan melihat apa yang sudah kau lakukan selama ini. Rasanya sulit untuk percaya bahwa kau yang masih sering berkelakuan menyerupai anak kecil ini sudah berumur 25 tahun.

“Kok gue gak ngerasa renta dan sampaumur ya?”, ialah pertanyaan yang sering muncul di otakmu.

2.

Kedewasaan Itu Tentang Cara Memandang Hidup

25tahun
Kedewasaan Itu Tentang Cara Memandang Hidup | www.hipwee.com

Saat masih remaja, kau berpikir orang sampaumur niscaya punya pemikiran dan sikap yang bijak. Mereka yang masih suka nongkrong dan ketawa ngakak bareng sahabat di usia 25-an tidak layak dijadikan panutan. Kamu pernah ingin jadi orang sampaumur yang selalu tampak serius dan anggun.

Saat sudah memasuki usia 25, barulah kau akan sadar:

Kedewasaan bukan hanya soal berapa usang kau hidup, bukan pula wacana fasihnya mulutmu mengeluarkan kata-kata bijak. Dewasa juga tidak selalu setara dengan sikap yang serius dan anggun.

Kamu bisa tetap jadi pribadi yang kacau, kocak dan suka berkumpul bersama teman. Karena kedewasaan bergotong-royong ialah soal pola pikir.

Tidak ada yang salah dengan tetap menjadi orang yang suka baca komik, pakai baju warna-warni atau makan jajanan anak kecil. Dewasa atau tidak ditentukan oleh apa yang ada di otakmu. Bukan dinilai dari kegemaran atau pakaian yang kau kenakan.

3.

Beberapa Orang Memang Bisa Settle dalam Kehidupan Cinta di Usia 25 Tahun

25tahun
Beberapa Orang Memang Bisa Settle dalam Kehidupan Cinta di Usia 25 Tahun | www.hipwee.com

Usia 25 dianggap sebagai usia paling ideal untuk menikah bagi kebanyakan orang Indonesia. Kamu akan melihat beberapa mitra dan sahabat yang selama ini tumbuh bersama memasuki babak gres kehidupan mereka. Bukan mustahil kau juga bisa jadi salah satunya ketika menetapkan menikah di usia 25-an.

Tidak bisa dipungkiri, usia 25 memang jadi titik yang penting bagi kehidupan cinta banyak orang. Kebanyakan anak muda sudah mulai bekerja dan ingin membawa komitmen cinta yang dijalani kearah yang lebih serius. Jangan kaget jikalau kehidupan cintamu juga jadi lebih terang mau dibawa kemana di umur yang satu ini.

4.

Tapi Jika Itu Tidak Terjadi Padamu, Dunia Tidak Berakhir Kok!

25tahun
Tapi Jika Itu Tidak Terjadi Padamu, Dunia Tidak Berakhir Kok! | www.hipwee.com

Saat kehidupan cintamu belum juga memperlihatkan gejala menuju ke arah yang lebih serius di usia 25, ternyata hidup tidak berakhir kok. Kamu akan tetap baik-baik saja dengan atau tanpa pasangan. Di usia ini kau akan sadar kalau kualitasmu tidak ditentukan oleh siapa yang ada di sisimu. Hanya dirimu sendirilah yang bisa menciptakan hidupmu bermakna.

Ternyata kau akan tetap baik-baik saja ketika usul janji nikah mulai berdatangan. Melihat teman-temanmu menikah lebih dulu ternyata tidak membuatmu merasa kalah saing. Kamu akan bisa mendapatkan bahwa setiap orang punya jalan hidupnya masing-masing.

Mereka barangkali memang ditakdirkan settle di kehidupan cinta lebih dulu. Bagimu akan ada sisi kehidupan lain yang jalannya dilancarkan. Santai aja!

5.

Kondangan Akan Kaprikornus Agenda Rutin, dan Lebih Baik Kamu Bersiap Diri

25tahun
Kondangan Akan Kaprikornus Agenda Rutin, dan Lebih Baik Kamu Bersiap Diri | www.hipwee.com

Menghadiri program janji nikah sahabat dan rekan kerja akan jadi jadwal rutin yang menyapamu setiap final pekan. Dan hingga kau renta nanti, jadwal yang satu ini tidak akan pernah hilang.

Di usia belasan dan awal 20-an kau akan malas menghadiri program resmi macam ini. Tapi di usia 25 kau akan sadar kalau tidak hadir berarti tidak menghormati orang yang mengundangmu. Kamu harus meluangkan waktu untuk sekedar setor muka di acara-acara pernikahan.

Ada baiknya kau mulai menyisihkan anggaran untuk membeli kado dan memberi sumbangan. Oh iya, jangan lupa juga siapkan pakaian formal yang cukup mumpuni untuk dibawa ke kondangan. Gak punya partner kondangan itu tidak sememalukan tampil tidak pantas di program resmi yang dihadiri semua kolegamu, loh!

6.

Tidak Semua Perkataan dan Pendapat Orang Lain Layak Kamu Pertimbangkan

25tahun
Tidak Semua Perkataan dan Pendapat Orang Lain Layak Kamu Pertimbangkan | www.hipwee.com

Di masa-masa sekolah dan kuliah gambaran dirimu seakan ditentukan oleh pendapat orang-orang di sekitarmu. Kamu ingin tumbuh jadi pribadi yang disukai semua orang. Kritik dan pendapat orang lain akan jadi hal yang benar-benar kau masukkan ke dalam hati.

Di usia 25 tahun kau akan sadar bahwa ada kalanya kau harus mengabaikan bunyi di luar sana dan fokus pada hidupmu sendiri. Kamulah yang menjalani hidupmu, maka kau juga yang paling tahu apa yang harus dilakukan. Kamu tidak lagi membuang waktu untuk memikirkan semua perkataan orang.

Hanya yang benar-benar relevan dan rasional saja yang layak jadi acuan. Kamu ingin rambut biru tapi takut diejekin sama sahabat kantor? Cuekin aja, hidup-hidupmu ini kok!

7.

Tidak Semua Rencanamu Bisa Tercapai di Umur 25, dan Itu Normal

25tahun
Tidak Semua Rencanamu Bisa Tercapai di Umur 25, dan Itu Normal | www.hipwee.com

Barangkali kau sudah punya gambaran wacana hal-hal apa saja yang akan kau capai di usia 25. Sudah menikah, punya pekerjaan yang gajinya besar, sudah punya rumah sendiri — di usia 25 ada beberapa orang yang beruntung bisa mewujudkannya, ada pula yang masih berjuang untuk mencapainya.

Jika kau belum mencapai sasaran hidupmu di usia 25, jangan kecewa dulu. Tidak semua hal bisa berjalan sesuai rencanamu. Tapi bukan berarti hal yang tercapai di luar sasaran tidak akan membawa kebaikan bagi hidupmu. Terkadang hidup tidak bisa diatur seketat jadwal pelajaran. Kamu hanya harus menjalaninya sebaik mungkin.

8.

Orang Tuamu Juga Manusia Biasa yang Butuh Bantuan

25tahun
Orang Tuamu Juga Manusia Biasa yang Butuh Bantuan | www.hipwee.com

Orang tuamu bukanlah malaikat yang bisa selalu memperlihatkan contoh yang baik. Di usia 25 akan ada beberapa momen di mana kau melihat mereka jatuh di titik terendah dalam hidup. Kali ini giliranmu mengulurkan tangan dan membantu mereka. Bukankah mereka yang selalu ada di titik terendah hidupmu selama ini?

Di usia yang makin sampaumur kau akan memahami bahwa orang tuamu juga butuh daerah berbagi. Kamu tidak lagi bisa menggantungkan diri pada mereka, justru kamulah yang harus meluangkan waktu untuk banyak memberi.

9.

Kamu Akan Sadar Kalau Orang Tuamu Tidak Akan Hidup Selamanya

25tahun
Kamu Akan Sadar Kalau Orang Tuamu Tidak Akan Hidup Selamanya | www.hipwee.com

Semasa remaja kau sering bertengkar dan tidak oke dengan pendapat mereka. Tapi di usiamu yang ke 25 matamu akan terbuka, merekalah yang benar-benar menyayangimu. Dan dua orang yang mencintaimu dengan sepenuh hati ini tidak akan selamanya ada di dunia.

Hubunganmu dan mereka akan mulai bergeser. Kamu akan meluangkan waktu untuk menelepon dan mengunjungi mereka. Kesehatan dan kebahagiaan orang renta juga jadi prioritas perhatianmu. Kamu akan sadar bahwa mereka ialah potongan penting hidupmu yang harus dijaga selagi masih ada.

10.

Jangan Pernah Membandingkan Kebahagiaanmu dengan Kebahagiaan Orang Lain

25tahun
Jangan Pernah Membandingkan Kebahagiaanmu Dengan Kebahagiaan Orang Lain | knowledge.wharton.upenn.edu

Barangkali kau akan merasa iri ketika temanmu menerima beasiswa ke luar negeri. Atau ketika ada mitra yang menikah dan mendapatkan pekerjaan idamannya. Iri itu wajar, tapi jangan pernah membandingkan kebahagiaanmu dengan mereka.

Menilai kesuksesanmu menurut pencapaian dan standar orang lain hanya akan membuatmu lelah dan jadi makhluk yang tidak bersyukur. Kamu dan temanmu punya jalan hidup yang berbeda. Kebahagiaan dan pencapaian kalian tidak layak ditandingkan. Lagipula ini hidup kan, bukan pertandingan laga ayam?

11.

Kesuksesan Bukan Hanya Soal Uang

25tahun
Kesuksesan Bukan Hanya Soal Uang | www.hipwee.com

Akan ada masa kau sangat getol bekerja demi mengumpulkan pundi-pundi kekayaan. Tapi jangan lupa, kelak kau akan menyadari kalau kesuksesan itu bukan hanya soal uang. Jangan hingga menyesal sebab hanya mengejar materi semasa muda hingga kehilangan sisi hidup lainnya.

Sejak usia 25-an kau perlu tahu kalau sukses bukan hanya soal berapa banyak uang yang kau hasilkan. Menjaga kekerabatan baik dengan keluarga dan sahabat, bisa memperlihatkan sesuatu ke masyarakat dan jadi pribadi yang bermanfaat akan membuatmu jauh lebih merasa tercukupi.

Punya uang memang penting. Tapi hidupmu tidak layak dihabiskan hanya demi kegiatan mengumpulkan materi.

12.

Tapi, Tidak Bisa Mengatur Uang Akan Kaprikornus Masalah

25tahun
Tapi, Tidak Bisa Mengatur Uang Akan Kaprikornus Masalah | www.hipwee.com

Kesuksesan bukan hanya soal uang. Tapi tidak bisa mengatur uang bisa membuatmu hancur. Di usiamu yang sudah 25 tahun saatnya kau mulai memperhatikan pemasukan dan pengeluaranmu. Atur gajimu sedemikian rupa semoga kau tetap mempunyai uang simpanan untuk kebutuhan mendadak.

Mulai mengambil asuransi untuk perlindungan diri juga penting, biar kau tidak kehabisan uang untuk urusan kecelakaan dan kesehatan.

13.

Sebaik-Baik Pekerjaan ialah Pekerjaan yang Bisa Kamu Lakukan dengan Hati

25tahun
Sebaik-Baik Pekerjaan ialah Pekerjaan yang Bisa Kamu Lakukan dengan Hati | www.hipwee.com

Di usia 25 kau akan menghabiskan banyak waktumu untuk bekerja. Di titik ini pula kau akan sadar bahwa ada beberapa pekerjaan yang memang jadi panggilan hidupmu. Dan lebih baik kau mengejar pekerjaan itu sebelum kehabisan waktu.

Kamu akan tahu bahwa bekerja itu bukan hanya soal gaji, tapi juga wacana hati. Hidup terlalu singkat untuk bertahan pada pekerjaan yang memberimu banyak uang tapi menciptakan hidupmu kering pengalaman.

14.

Tidak Semua Masalah Layak Kamu Bagi ke Orang Lain

25tahun
Tidak Semua Masalah Layak Kamu Bagi ke Orang Lain | www.hipwee.com

Saat masih umur belasan dan awal dua puluhan rasanya gampang untuk membagi duduk kasus ke orang lain. Baik lewat curhat pribadi maupun via sosial media. Seakan dengan membagi masalah, bebanmu bisa lebih ringan.

Di umurmu yang makin sampaumur kau akan sadar bahwa tidak semua duduk kasus layak dibagikan ke orang lain. Kamu perlu makin selektif menentukan hal apa yang bisa kau ceritakan ke orang lain dan hal apa yang bisa kau selesaikan sendiri. Lagipula semua orang sudah punya duduk kasus mereka sendiri kan? Tidak sepantasnya kau menambah beban mereka dengan masalahmu.

15.

Kamu Tidak Bisa Mempertahankan Semua Temanmu Selamanya

25tahun
Kamu Tidak Bisa Mempertahankan Semua Temanmu Selamanya | www.hipwee.com

Seiring usia yang makin bertambah kau akan menyadari bahwa bulat pertemananmu ternyata semakin kecil. Kamu akan kehilangan kontak dengan beberapa teman, tidak lagi mengetahui perkembangan kehidupan mereka kemudian berhenti berkomunikasi sama sekali.

Walau pastinya tidak menyenangkan ketika harus kehilangan teman, tapi proses ini ialah siklus normal yang niscaya dilewati. Hidup akan mempertemukanmu dengan orang-orang gres yang lebih sejalan. Pergi dan datangnya sahabat ialah hal yang biasa. Mereka yang tetap bertahan sehabis sekian usang ialah sahabat sejati yang memang layak kau jaga.

16.

Proses Mencari dan Mengembangkan Diri Tidak Akan Pernah Selesai

25tahun
Proses Mencari Dan Mengembangkan Diri Tidak Akan Pernah Selesai | www.hipwee.com

Dulu kau mengira sudah akan selesai dengan dirimu sendiri di usia 25. Pokoknya kau sudah jadi insan dewasa, deh. Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Justru di usia 25 kau akan makin merasa tertantang untuk menemukan hal yang kau suka dan mengembangkan diri. Tidak jarang kau akan ikut kelas komplemen dan makin menggiati hobi di usia ini.

Di usiamu yang sudah 25 tahun kau sadar bahwa proses mencari dan mengembangkan diri ialah sebuah proses yang tidak akan pernah ada ujungnya. Sampai kapanpun kau masih akan terus haus ingin mengembangkan diri. Keinginan ini justru harus terus kau jaga, semoga kau bisa terus berkembang ke arah yang lebih baik.

17.

Kamu Tidak Sepantasnya Membuat Komitmen Besar dalam Hidup Hanya untuk Menyenangkan Orang Lain

25tahun
Kamu Tidak Sepantasnya Membuat Komitmen Besar Dalam Hidup Hanya Untuk Menyenangkan Orang Lain | www.hipwee.com

Di usia 25 kau akan dihadapkan pada aneka macam tuntutan sosial. Gak percaya nih ya beberapa contohnya:

  • Kapan menikah?
  • Kapan punya anak
  • Kapan lanjut S2
  • Kok belum sanggup kerjaan mapan?
  • Kapan pakai jilbab
  • Ayo dong, mulai berinvestasi!

Terkadang telingamu jengah mendengar banyaknya masukan yang datang. Akhirnya kau melakukannya hanya untuk menciptakan orang-orang disekitarmu diam.

Hidupmu terlalu berharga untuk disia-siakan demi standar hidup yang diyakini orang lain. Kamu tidak perlu mengambil aneka macam komitmen besar yang secara pribadi kau rasa belum perlu untuk dilakukan. Hidup dan kebahagiaanmu ada di tanganmu sendiri. Jangan biarkan orang lain menetapkan standar untukmu.

18.

Butuh Lebih dari Sekedar Cinta untuk Membuat Hubungan Berhasil

25tahun
Butuh Lebih Dari Sekedar Cinta Untuk Membuat Hubungan Berhasil | www.hipwee.com

Di usia ini kau akan sadar bahwa cinta saja tidak cukup untuk menciptakan sebuah kekerabatan berhasil. Ada faktor-faktor lain yang lebih krusial dari perasaan. Hal-hal teknis menyerupai pekerjaan, jarak penghasilan hingga gaya hidup ternyata menentukan bertahan atau tidaknya sebuah kekerabatan cinta.

Kamu tidak lagi jadi orang yang bertahan pada kekerabatan yang sudah terang tidak bisa dibawa kemanapun hanya sebab sudah terlalu cinta. Di usia 25 kau akan lebih rasional, dengan gagah berani melepaskan ia yang tidak bisa diajak membangun masa depan bersama.

19.

Hal Terberat dalam Hidup ialah Tidak Melupakan, Tapi Melepaskan dengan Ikhlas

25tahun
Hal Terberat Dalam Hidup Adalah Tidak Melupakan, Tapi Melepaskan Dengan Ikhlas | www.hipwee.com

Perpisahan yang kau hadapi di usia 25 akan berbeda dengan yang sudah-sudah. Kali ini perpisahan akan menyisakan bekas yang lebih dalam. Kamu memang akan lebih gampang menetapkan berpisah ketika kekerabatan yang dijalani sudah tidak lagi rasional, tapi bukan berarti kau juga bisa dengan gampang melupakan dan melepaskan mereka.

Di usia 25 kau perlu berguru bahwa hal terberat dalam hidup ialah melepaskan dengan ikhlas. Kamu tidak akan pernah lupa pada mantan pasanganmu. Dia sudah memberi warna dan punya andil dalam membentuk dirimu. Satu-satunya jalan semoga kau bisa melanjutkan hidup ialah melepaskannya dengan ikhlas. Dan ini sungguh tidak mudah.

20.

Terus-Terusan Mengikuti Hati Tidak Akan Membawamu Kemanapun

25tahun
Terus-Terusan Mengikuti Hati Tidak Akan Membawamu Kemanapun | www.hipwee.com

Bukan berarti kau dihentikan mempercayai insting, tapi kau mulai harus memakai otak dan rasiomu untuk menetapkan segala sesuatu. Kamu bukan lagi remaja yang bisa berlindung di ketiak orang renta setiap ada masalah. Sekarang kau punya kewajiban dan tanggung jawab pada hidupmu sendiri.

Kamu perlu bisa menarik garis tegas antara bunyi hati dan emosi. Mengikuti kata hati memang akan membawa banyak kebaikan bagi hidupmu. Tapi ketika bunyi yang kau ikuti ialah emosi, maka penyesalanlah yang akan menunggumu di ujung perjalanan.

21.

Hidup Terlalu Singkat Jika Tidak Kamu Manfaatkan untuk Melihat Dunia

25tahun
Hidup Terlalu Singkat Jika Tidak Kamu Manfaatkan Untuk Melihat Dunia | www.hipwee.com

Sebentar lagi kau tidak akan lagi punya kebebasan khas anak muda usia 20-an. Akan ada kewajiban dan insan lain yang menggantungkan hidup mereka padamu. Inilah saatnya kau memuaskan hasratmu untuk melihat dunia, mencicipi pengalaman yang hanya bisa kau jajal pribadi tanpa perantara.

Sisihkan uang dan waktumu. Angkat ransel, keluarlah dari kota atau negaramu. Dari perjalanan kau akan berguru bahwa ada hal-hal lain diluar rutinitas yang selama ini kau jalani yang bisa membuatmu kembali merasa tertantang. Dengan melihat dunia kau akan jadi pribadi yang terus haus untuk berkembang.

22.

Terkadang Kamu Perlu Kaprikornus Orang yang Spontan dan Mementingkan Dirimu Sendiri

25tahun
Terkadang Kamu Perlu Kaprikornus Orang yang Spontan Dan Mementingkan Dirimu Sendiri | tessvs.com

Sesekali belanja barang mahal sehabis menuntaskan proyek yang menyita waktu dan pikiran itu sah-sah saja. Secara impulsif beli tiket ke Medan dan jalan-jalan seharian juga boleh kalau kau kesepian di final pekan. Tetap isi hidupmu dengan spontanitas yang menciptakan hari-harimu lebih berwarna. Jangan cuma terpaku pada jadwal dan to-do lists.

Kamu juga perlu jadi egois dan membahagiakan dirimu sendiri. Kaprikornus sampaumur bukan berarti lupa caranya bersenang-senang kan?

23.

Jaga Siklus Hidup dan Kesehatanmu

25tahun
Jaga Siklus Hidup Dan Kesehatanmu | www.hipwee.com

Ucapkan selamat tinggal pada kemampuan begadang 2 hari 2 malam yang sempat kau miliki semasa kuliah. Kini badanmu tidak lagi sehandal dulu. Kamu butuh waktu istirahat yang memadai semoga bisa segar keesokan harinya. Tidak ada lagi malam-malam tanpa tidur sebab lembur kiprah atau sekedar nonton bola.

Di usiamu yang sudah 25 kau harus mulai memperhatikan kesehatan dan siklus hidupmu. Perbanyak makan-makanan sehat. Berolahragalah secara rutin. 20 tahun kedepan kau akan bersyukr sudah menjaga tubuhmu dengan baik semenjak masih berumur 25 tahun

24.

Kamu Perlu Belajar untuk Kaprikornus Orang yang Lebih Tenang dalam Menghadapi Masalah

25tahun
Kamu Perlu Belajar Untuk Kaprikornus Orang yang Lebih Tenang Dalam Menghadapi Masalah | www.creativefabrica.com

Masalah hidup tidak akan pernah berkurang. Ia akan tetap rutin menyambangimu saban hari. Bahkan kini kadar stres-mu akan bertambah. Jalanan macet, kerjaan banyak, duit kurang. Duh, pusing!

Tapi mengikuti emosi dan marah-marah juga tidak akan menuntaskan masalah. Kamu perlu jadi orang yang bisa menghadapi duduk kasus dengan kepala dingin. Rasionalitas dan pengendalian emosi yang baik ialah kunci hidup hening dalam segala situasi.

25.

Sesuatu Tidak Akan Pernah Berubah Kalau Kamu Tidak Mengambil Langkah untuk Mengubahnya

25tahun
Sesuatu Tidak Akan Pernah Berubah Kalau Kamu Tidak Mengambil Langkah Untuk Mengubahnya | www.hipwee.com

Kamu sebel banget sama bos-mu yang cerewet? Atau kesel sama tetangga kos yang selalu ribut dari pagi hingga pagi lagi? Semua hal-hal menyebalkan itu tidak akan pernah berubah jadi lebih baik kalau kau tidak mengambil agresi untuk mengubah keadaan.

Mengeluh tidak pernah jadi solusi. Kini kau harus sadar kalau semua perubahan harus dimulai. Dan tanganmulah yang punya kuasa untuk mengawalinya. Kalau kau nggak suka dan jengah sama sesuatu, lakukan sesuatu untuk mengubahnya!

Artikel Lainnya

Menjadi Manusia Berumur 25 Tahun Ternyata Tidak Semenakutkan yang Kamu Kira

Suatu hari, ketika jam dinding memperlihatkan sempurna jam 12 malam dan hari berganti ke tanggal kelahiranmu– kau akan menyadari bahwa kau sudah 25 tahun dan tetap merasa sama. Kamu tidak berubah jadi insan sampaumur yang membosankan. Selera humor dan hobimu tetap bertahan.

Kini kau hanya jadi insan yang lebih bijak mempertimbangkan semua aspek dalam kehidupan. Memasuki umur 25 tahun ternyata tidak semenakutkan apa yang kau bayangkan. Toh hidup akan terus berjalan dan kau hanya harus memperlihatkan semua kemampuan terbaikmu semoga bisa mencapai keberhasilan.