63 Tahun Terpisah, Janda Ini Alhasil Bertemu Dengan Jasad Suami Tentaranya

63 Tahun Terpisah, Janda Ini Akhirnya Bertemu dengan Jasad Suami Tentaranya

Clara dan Joseph Gantt
Cinta awet | keepo.me

Bukti kesetiaan yang nyata

Tuhan, saya berdoa pada-Mu dan memohon semoga Kau membiarkan saya hidup hingga bertemu suamiku. Atau kalau beliau meninggal dan ditemukan jasadnya, saya ingin melihat memakamkannya dengan mata kepalaku sendiri.

Kurang lebih itu impian yang dipanjatkan oleh Clara Gantt. Janda yang pada 2013 kemudian berusia 94 tahun ini balasannya dipertemukan kembali dengan suaminya. Bukan dalah suasana suka, namu murung yang berselimut haru biru.

Kekasih hatinya Joseph Gantt balasannya diantar pulang. Setelah belasan tahun tak ada kabar, ia hadir di hadapan istrinya dengan jasad yang tersimpan kondusif di dalam peti mati. Keteguhan hati Clara pun menciptakan hati banyak orang ikut terenyuh.

Perjalanan cinta Clara dan Joseph Gantt

Clara dan Joseph Gantt
Awal pertemuan | www.latimes.com

Joseph Gantt yaitu seorang laki-laki yang berprofesi sebagai tentara semenjak 1942. Selama Perang Dunia II, beliau ditempatkan di daerah South Pacific.

Clara yaitu seorang gadis yang berasal dari sebuah desa di Texas. Ia tetapkan untuk merantau di usia 20 tahun. Secara tak sengaja, pada 1946 keduanya bertemu di sebuah gerbong kereta api dan menikah 2 tahun kemudian.

Setelah melangsungkan menikah, mereka berdua tinggal di Fort Lewis, Washington hingga Joseph ditugaskan dan menjadi salah satu pasukan saat Perang Korea pecah.

Pada Natal 1950, Clara dan Joseph saling berkirim surat. Bahkan suaminya masih sempat menunjukkan US$100 dari balik amplop tersebut. Sepertinya, itu kabar pertama dan terakhir yang didapat oleh Clara dari potongan jiwanya.

Berharap selama bertahun-tahun

Clara dan Joseph Gantt
Tak berhenti berharap | www.latimes.com

Clara tidak tahu kalau suaminya gugur di peperangan. Namun dirinya bersikeras bahwa Joseph masih hidup, hanya kabarnya yang tidak diketahui. Namun pada Maret 1951, secara resmi tertulis nama Joseph Gantt di antara nama pasukan yang meninggal di medan perang.

Setiap hari, Clara selalu berharap dan menepis kabar tersebut. Dia meyakini kalau suaminya masih hidup dan akan pulang suatu hari nanti. Itulah doa yang diimani olehnya hari demi hari.

Baca juga: Film Cinta Terlarang Ini Suguhkan Kisah Asmara yang Kompleks

Penantian panjang menyambut suami

Clara dan Joseph Gantt
Penuh haru | www.latimes.com

Pada 21 Desember 2013 di landasan Bandara Internasional Los Angeles, Clara Gantt bangun dari dingklik rodanya dan menangis sesunggukan saat melihat suami balasannya pulang ke kampung halaman. Joseph Gantt ad di antara ratusan tentara Amerika Serikat yang dipulangkan oleh pemerintah Korea Utara sesudah ditawan selama puluhan tahun.

Selama menunggu suaminya, Clara membeli sebuah rumah di Inglewood. Di hunian itu, beliau berharap suaminya akan pulang dan menjalani hari renta bersama dengan bahagia. Rasa gembira sekaligus rindunya terwakili dari dinding kamarnya.

Di sana, terpampang foto, sertifikat, dan pernak-pernik militer milik suaminya. Ia mendekorasinya di kamar semoga selalu merasa bersahabat dengan Joseph. Sebuah boneka beruang berseragam tentara sengaja ditaruh di ruang tamunya.

Baca juga: Kisah Cinta Serial Anime yang Termasuk Kategori Hubungan Terlarang

Rasa leganya terbayarkan

Clara dan Joseph Gantt
Penantian panjang | www.latimes.com

Sembari menunggu, Clara menghabiskan waktu untuk bekerja sebagai pengasuh bagi bawah umur berkebutuhan khusus. Ini menjadi pelipur alasannya dirinya dan suami belum sempat dikaruniai buah hati sebelum Joseph pergi ke Korea.

Di penghujung 2013, impian Clara telah terkabul. Setelah 63 tahun menunggu, Joseph kembali ke rumah. Kedua manusia yang saling menyayangi ini sanggup kembali bersama walau salah satunya sudah tidak bernyawa.

Baca juga: Film Romantis Ini Diambil Dari Kisah Cinta Nyata

Saya sangat gembira padanya. Dia yaitu suami terbaik. Saya selalu mencintainya, dan beliau akan selalu di hati selamanya.

Artikel Lainnya

Lega sudah perasaan Clara. Doa yang dipanjatkan selama 60 tahun terakhir dikabulkan oleh Tuhan. Dia sanggup memakamkan suaminya dengan layak. Semoga kalian tetap menjadi jodoh di kehidupan berikutnya.