7 Fakta Menarik Risa Santoso, Rektor Termuda Indonesia Tak Wajibkan Skripsi

Sapoiha.com – Risa Santoso. Rektor Termuda Indonesia ia yakni Risa Santoso seorang Wanita yang berusia 27 Tahun. Namanya viral setelah dirinya belakang Ini dilantik menjadi Rektor termuda di Indonesia di salah satu perguruan tinggi tinggi di Indonesia.

7 Fakta Menarik Risa Santoso

Risa Santoso terpilih dan dilantik menjadi rektor di Institut Teknologi &  Bisnis ASIA Malang pada 2 November 2019 yang kemudian.


Risa Santoso ialah seorang wanita yang memiliki segudang pengalaman dan prestasi. Risa Santoso,  BA., MA. Ed, sekarang menjadi rektor termuda di Indonesia.


Dilansir dari akun Instagram @bem_asiamalang ” selamat atas dilantiknya Risa Santoso, BA., MA. Ed, sebagai rektor institut asia malang”.

Usia Risa Santoso yang tergolong masih muda ini membuat takjub banyak orang apalagi dengan pengalaman dan pendidikannya yang sudah tidak diragukan lagi.

Menurut pakar psikologi bahwa usia dari 25 Tahun adalah fase dimana seseorang dalam jenjang sampaumur awal.

Di usia mirip ini cenderung memiliki karakter yang produktif apalagi kalau sudah menikah maka akan lebih matang lagi dengan perkembangan fisik dan emosinya.

Pakar Psikologi, Rena Masri mengutarakan bahwa di usia mulai dari 25 Tahun sifat orang akan lebih dinamis, enerjik dan juga lebih update wacana perkembangan teknologi.

Mengutip dari berbagai sumber berita, bahwa inilah 7 Fakta Menarik Risa Santoso seorang Rektor Muda Indonesia

7 Fakta Menarik Risa Santoso, Rektor Termuda Indonesia Tak Wajibkan Skripsi

1. Pendidikan Risa Santoso

Risa Santoso lahir pada tanggal 27 Oktober 1992 di Surabaya. Dirinya pernah menjadi seorang mahasiswi di kampus Universitas yang bergengsi di luas negeri adalah di California, Berkeley di bidang studi ekonomi, lulus sebagai S1 dari tahun 2012-2014.


Setelah dirinya lulus dari Universitas Berkeley California,  Risa Santoso melanjutkan studi S2-nya ke kampus elit dan bergengsi yakni di Hardvard University Graduate School of Education, dari Tahun 2014-2015.

2. Pengalaman Risa Santoso dalam berorganisasi

Risa Santoso ternyata juga banyak mempunyai pengalaman berorganisasi, dirinya pernah mengikuti banyak sekali kegiatan pembinaan kerja semasa dirinya duduk di kursi kuliah.

Dikala dirinya kuliah,  bahwa Risa Santoso pernah magang di Perguruan Tinggi Asia Malang selama Tiga Bulan. Serta dirinya pernah juga mengakui mengikuti beberapa program studi, diantaranya seperti menjadi tutor matematika, ekonomi, statistik di Diablo Valley College.

3. Risa Santoso Adalah Tenaga Ahli Muda di Kantor Staf Presiden

Dirinya bekerja sebagai tenaga ahli muda di kantor kepresidenan selama 1 Tahun 7 Bulan, dari bulan Agustus 2015 – bulan Februari 2017.


Selain itu,  Risa Santoso juga pernah menjadi Direktur pengembangan Bisnis di salah satu institut, yaitu Business Wisdom Institute selama 2 Tahun 9 Bulan.

4. Risa Santoso Pernah Menjadi Direktur Pengembangan

Sebelum dirinya terpilih menjadi rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso bekerja di Institut Asia Malang dengan jabatan Direktur selama 2 Tahun 10 Bulan.  Dihitung dari bulan Februari 2017 –  sekarang 2019.

5. Program Rita Santoso Menjadi Rektor 

Skripsi bukan menjadi sebuah kewajiban. Rita Santoso menginginkan Mahasiswanya sukses dalam dunia kerja dan bisnis, alasannya menurutnya Skripsi ini yakni suatu hal yang sudah menjadi momok menakutkan bagi para mahasiswa. Kalau ada tugas,  mending dirinya lebih ke pada pembuatan program yang dilakukan mahasiswanya karena itu lebih cantik fokus pada Project yang dilakukan mahasiswa dan bagi abad depan mereka dan orang lain.

6. Mengadopsi Pendidikan Pola Luar Negeri 

Saat ini, Rita Santoso sudah menyiapkan beberapa program, dirinya mengaku memang menyiapkan beberapa model pendidikan model luar negeri. Termasuk untuk mengubah skripsi dari wajib menjadi pilihan. Hal itu juga merupakan adopsi dari luar negeri. Karena selama ini skripsi seolah menjadi hal yang sangat angker. “Kalau di luar negeri skripsi itu sifatnya pilihan bukan kewajiban. Hal itulah yang coba aku terapkan di sini. Karena memang bergotong-royong boleh menciptakan alternatif dengan project tamat yang nantinya dijadikan laporan final,” jelasnya.

7. Harus Pitar Dalam Memanajemen Waktu dirinya ternyata  “Masih Lajang” 

Rita Santoso kini telah resmi menjadi rektor,  kesibukan dirinya tentu lebih padat. Apalagi dengan sejumlah acara yang ingin ia terapkan di kampusnya. Tentu hal itu memerlukan kecermatan ketelitian supaya acara-program tersebut bisa berjalan sesuai planning. “Sekarang memang sebisa mungkin melakukan sesuatu sefektif mungkin. Apalagi sekarang aku terlibat dalam setiap agenda kampus. Tentu harus bisa maksimal semuanya,” tutupnya. Nah,  itulah fakta Risa Santoso yang menginspirasi banyak orang terutama mimin sendiri selaku penulis. Semoga dengan adanya Sosok Risa Santoso mampu membawa Indonesia dan Bangsa Indonesia ini ke arah kemajuan yang lebih baik dan agar tida ketinggalan jauh dari negara tetangga bahkab negara Eropa.