Ada Apa Dengan Sandiaga Uno? Wajah Lesu, Sampai Saham Yang Anjlok Pasca Quick Count

Ada Apa Dengan Sandiaga Uno? Wajah Lesu, Hingga Saham yang Anjlok Pasca Quick Count

Sempat menghilang kemudian dikabarkan berselisih dengan Prabowo Subianto?

Pasca digelarnya pemilihan umum calon legislatif dan calon presiden-calon wakil presiden terjadi beberapa bencana yang jadi pembicaraan hangat di masyarakat. Prabowo yang melaksanakan klaim bahwa ia menang dan jadi presiden Indonesia terpilih. Namun Sandiaga Uno juga mencuri perhatian masyarakat.

Sandiaga Uno ramai diperbincangkan ketika deklarasi klaim kemenangan Prabowo yang pertama ia tidak nampak hadir. Sampai balasannya di deklarasi klaim kemenangan Prabowo selanjutnya Sandiaga nampak hadir, namun sekarang lisan wajahnya yang jadi sorotan masyarakat.

Dalam deklarasi tersebut Sandiaga nampak lesu, senyum sumringah yang menempel padanya pun tak diperlihatkannya ketika momen deklarasi kemenangan pasangan nomor urut 02 ini. Menanggapi lisan lesu Sandi yang jadi pembicaraan, Wakil Ketua BPN, Priyo Budi Santoso menyampaikan bahwa Sandi tampak lesu alasannya yaitu tengah dalam kondisi sakit.

“Oh iya, Pak Sandiaga Uno sempat bincang-bincang sama saya, selama 5 menit, dia agak kurang sehat, kecapekan luar biasa,” ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso, di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selain lisan Sandiaga yang nampak lesu pasca Pemilu, saham perusahaannya pun juga lesu atau anjlok sesudah keluarnya hasil quick count. Dilansir melalui Detik.com, perusahaan Sandi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), anjlok pada dan turun ke level Rp 3.400 atau menurun sebesar 11% dari penutupan sebelumnya RP 3.840.

Saham SRTG bergerak naik turun, meski masih berada di zona merah. Saham SRTG sempat anjlok hampir 6% ke posisi Rp 3.610 dan bergerak ke 5,47% dengan posisi Rp 3.630.

Hingga penutupan perdagangan Kamis (18/4/2019) pukul 16.12 saham SRTG masih berada di zona merah yaitu di posisi Rp 3.780/saham atau turun 1,56% dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 3.840.

Sandiaga sendiri juga sesudah maju menjadi Cawapres nomor ururt 02 sering menjual saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Ia mengaku melego sahamnya tersebut untuk membiayai kampanyenya.

Jika ditotal, nilai transaksi dari agresi penjualan saham perusahaan Sandi sudah mencapai angka Rp 671,17 miliar. Pada Desember 2018 sebelumnya, Sandi mengakui ia menjual saham perusahaan untuk kampanye alasannya yaitu belum ada bantuan yang cukup untuk membiayai kampanye.

“Seperti saya sudah ungkapkan. Bahwa saya dengan Pak Prabowo untuk memastikan ulet kampanye tetap bergulir. Karena hingga sekarang belum ada donasi, dan saya sampaikan siap untuk terus all out. Makanya, saya jual kembali saham, untuk membiayai progres kampanye ini,” terperinci Sandiaga pada 5 Desember 2018 lalu.

Artikel Lainnya

Apakah menurutmu anjloknya saham perusahaan Sandiaga salah satu faktor kondisi tubuhnya menurun hingga sakit? Namun masuk akal saja, setiap orang niscaya mempunyai batas kekuatan tubuhnya masing-masing dan ketika sakitnya. Kita doakan saja agar Sandiaga Uno segera sembuh dari sakitnya dan bisa melaksanakan kegiatan kesehariannya. Buat kau juga jangan lupa jaga kesehatan ya guys.