Bayi Dibuang Di Depan Panti Asuhan, Surat Wasiat Ibu: Bukan Alasannya Kami Tidak Sayang

Bayi Dibuang di Depan Panti Asuhan, Surat Wasiat Ibu: Bukan alasannya yaitu Kami Tidak Sayang

Bayi dibuang di depan panti asuhan
Bayi dibuang di depan panti asuhan | news.detik.com

Sang ibu tulis surat wasiat yang menyayat hati

Bayi yang belum genap berusia satu bulan ditemukan di erat salah satu panti asuhan di Bekasi. Bayi perempuan tersebut diletakan di dalam kardus bersama perlengkapan bayi dan juga surat wasiat yang diduga ditulis ibu bayi tersebut.

Dari surat wasiat itu, diketahui bayi mungil itu berjulukan Grace. Sang ibu menjelaskan dalam surat wasiatnya kalau ia tak sanggup lagi merawat Grace alasannya yaitu suatu hal. Warga yang menemukan bayi malang itu pribadi merawatnya dan segera melaporkan inovasi bayi ke polisi setempat.

1.

Dibuang di erat panti asuhan

Bayi dibuang di depan panti asuhan
Bayi dibuang di erat Panti Asuhan Shalom | news.detik.com

Dilansir dari Detik.com, Kamis (28/11/19), warga Rawalumbu, Kota Bekasi dihebohkan dengan temuan bayi perempuan di dalam kardus yang ditinggalkan di pinggir jalan. Di dalam kardus berisi bayi berjenis kelamin perempuan dan surat wasiat dari orangtua.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan warga di erat Panti Asuhan Shalom pada hari Kamis (28/11/19) pukul 06.30 WIB. Bayi itu ditemukan di dalam kardus lengkap dengan perlengkapan sang bayi. Warga pun melaporkan inovasi bayi perempuan itu ke Polres Metro Bekasi.

Baca juga: Tak Ada Uang Beli Kue Ultah, Pria Ini Pakai Burger dan Menulis Kata Romantis untuk Istri

“Memang bayi itu disimpan dalam kardus yang berisi pakaian bayi-bayi,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruwsing kepada wartawan, Kamis (28/11/2019).

2.

Surat wasiat sang ibu

Bayi dibuang di depan panti asuhan
Surat wasiat sang ibu | news.detik.com

Di dalam kardus daerah bayi tersebut dibuang juga ditemukan secarik surat wasiat yang diduga ditulis oleh ibu bayi tersebut. Surat tersebut menyebutkan kalau sang bayi tersebut berjulukan Grace yang lahir pada tanggal 7 November lalu. Tulisan-tulisan menyayat hati terlihat dalam surat wasiat tersebut.

Lahir 7 November 2019

Untuk ibu panti, tolong rawat anak saya ya alasannya yaitu keadaan yang tidak memungkinkan saya terpaksa menaruh anak ini di sini. Mohon maaf kalau caranya kurang baik. Tolong jaga dan rawat anak ini, saya sangat mengasihinya. Saya hanya ingin anak saya sanggup hidup lebih baik dan layak. Nama anak ini, Grace.

Untuk anakku sayang 7 November 2019, kau terlahir di dunia. Bayi kecil yang sangat cantik. Kami menyayangimu nak. Maafkan kami, kalau kami harus menitipkan kau di panti asuhan, bukan alasannya yaitu kami tidak sayang atau kami membencimu, namun alasannya yaitu keadaan yang tidak memungkinkan dan situasi yang rumit yang memaksa kami harus melaksanakan ini.

Baca juga: Heboh Guru Agama di Aceh Cabuli 6 Siswi Saat Jam Belajar

Grace anakku tumbuh jadi anak yang baik ya, kau niscaya akan jadi anak baik, kau harus jadi perempuan yang kuat, baik, berilmu dan berguna. Dimanapun kau berada, kami akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu nak.

Kami menyayangimu.

3.

Saksi sempat pergoki pembuang bayi

Bayi dibuang di depan panti asuhan
Lidya ketika tunjukan daerah inovasi bayi | news.detik.com

Sebelum bayi tersebut ditemukan warga, salah seorang pemilik warung erat lokasi inovasi bayi sempat melihat pengendara motor dengan gelagat mencurigakan. Lidya (18), saksi mata pembuang bayi itu melihat pengendara motor berboncengan dan terus mondar mandir.

Baca juga: Pilu! Sudah Kaprikornus Korban Perkosaan, Kini Gadis 12 Tahun Ini Idap Kanker Ganas

“Pertama, awalnya lagi nyelang air, terus ada yang bolak-balik naik motor (merek) Vixion, terus saya dalam hati ini kenapa bolak-balik dua kali,” ujar Lidya ketika ditemui di Polsek Bekasi Timur, Jalan Raya Narogong, Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (28/11/2019).

Awalnya pelaku meletakan kardus tersebut di depan warung Lidya namun sempat kepergok dan pelaku pribadi mengambil kardus berisi bayi itu lagi. Tak berselang lama, Lidya kembali mendengar tangisan bayi dari luar.

“Langsung denger suara bayi kenceng banget suaranya. Tiba-tiba saya sama mama pribadi pada lari pas dilihat bayi,” ujar Lidya.

Artikel Lainnya

Bayi tersebut pribadi dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya sebelum nantinya akan diserahkan ke dinas sosial. Polisi juga akan memeriksa pelaku pembuang bayi malang tersebut.

Tags :