Beda Dengan Perkara Penyerangan Novel, Bubuk Rara Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara!

Beda dengan Kasus Penyerangan Novel, Abu Rara Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara!

Abu Rara Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara, Netizen Bandingkan Dengan Novel
Momen ketika eks Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh seorang laki-laki di Pandeglang, Banten. | metro.tempo.co

Jaksa menuntut penusuk Wiranto berjulukan Abu Rara semoga dieksekusi 16 tahun penjara.

Pelaku penusukan pada mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dituntut sanksi 16 tahun penjara oleh jaksa.

Hal ini diketahui usai jalannya sidang tuntutan pada Kamis (11/6/2020) kemudian telah selesai. Juru Bicara PN Jakarta Barat Eko Aryanto pun membenarkan kabar tersebut.

Abu Rara Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara, Netizen Bandingkan Dengan Novel
Abu Rara ditangkap sehabis menusuk Wiranto dengan kunai pada 2019 lalu. | www.ayosemarang.com

“Sidang pembacaan tuntutan terhadap masalah penusukan terhadap Bapak Wiranto telah dibacakan pada hari Kamis, 11 Juni 2020 dengan tuntutan pada masing-masing terdakwa,” terang Eko ibarat dilansir dari CNNIndonesia.com, Rabu (17/6).

Untuk informasi, ada 3 terdakwa yang terlibat dalam masalah penyerangan kepada Wiranto, yaitu Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, Fitria Diana, dan Samsudin alias Jack Sparrow alias Abu Basilan.

Ketiga terdakwa ini mendapat tuntuan yang berbeda-beda dari jaksa penuntut umum. Abu Rara diketahui dituntut selama 16 tahun penjara, Fitri 12 tahun penjara, dan Samsudin 7 tahun penjara.

Dalam persidangan, mereka dinilai terbukti melaksanakan pelanggaran Pasal 15 jo Pasal 7 UU No 5 Tahun 2018 wacana Perubahan Atas UU No 15 Tahun 2003 wacana penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2002 wacana Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Akibat agresi penyerangan yang dilakukan Abu Rara sendiri, Wiranto harus menjalani perawatan intensif sebab mengalami luka akhir ditusuk memakai kunai dibagian perutnya.

Meski berhasil selama, Wiranto dikabarkan banyak kehilangan darah dan harus menjalani operasi pada serpihan ususnya akhir serangan tersebut.

Abu Rara Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara, Netizen Bandingkan Dengan Novel
Salah satu pelaku penyerangan pada penyidik KPK, Novel Baswedan. | news.detik.com

Dibandingkan dengan masalah penyerangan Novel

Namun, sanksi yang menimpa Abu Rara ini ternyata mendapat sorotan dari warganet. Mereka menilai apabila Abu Rara mengaku tidak sengaja menusuk Wiranto, maka sanksi yang diberikan dapat lebih ringan.

Hal ini sendiri ramai jadi topik warganet karena diduga untuk menyindir jalannya persidangan masalah penyerangan pada penyidik KPK Novel Baswedan.

Sebelumnya, 2 orang terdakwa masalah penyerangan Novel Baswedan hanya dituntut 1 tahun penjara karena dinilai tidak sengaja menciptakan Novel Baswedan menjadi buta.

Mereka pun mengaku hanya ingin menunjukkan pelajaran kepada Novel dan tidak ada niat untuk menciderai korban dengan luka berat.

“Miris ya, ketika ada masalah NB yg menyebabkan cacat permainen tapi pelaku Cuma dituntut 1 tahun.. Disaat yg sama rakyat juga disuguhi dgn masalah wiranto yg cacat pun tidak tapi dituntut 16 tahun. Bingung dgn aturan di Indonesia,” tulis pengguna akun berjulukan Kurumi.

Sementara itu, seorang warganet berjulukan William Chandra juga memberikan hal yang senada. Dia merasa masalah ini mempunyai kemiripan, tapi jaksa mempunyai pandangan yang sangat berbeda.

“Ada kesamaan sama masalah Novel – dua2nya sama2 masalah penyerangan, yg satu luka operasi yg satu cacat permanen, tapi usang masa hukumannya jomplang banget,” tulisnya.

Artikel Lainnya

Hasil tuntutan pada masalah penyerangan Novel Baswedan dan Wiranto yang muncul dalam beberapa waktu terakhir memang tengah menjadi sorotan tajam publik.

Banyak yang menduga, ada praktik ketidakadilan dalam menegakkan aturan pada sejumlah masalah yang dinilai mempunyai kesamaan.

Namun semoga hal ini dapat menjadi sebuah momentum bagi masyarakat Indonesia semoga dapat gotong royong mengawasi jalannya aturan di Indonesia semoga dapat lebih baik lagi di masa depan.