Begini Pedasnya Sindiran Prabowo Yang Diduga Dialamatkan Pada Joko Widodo Di Kampanye Akbar. Menggigit!

Begini Pedasnya Sindiran Prabowo yang diduga dialamatkan pada Jokowi di Kampanye Akbar. Menggigit!

Prabowo
Sindiran Prabowo di kampanye akbar, Minggu (07/04) | Keepo.me

Tiap sindiran, berangkat dari kepedulian akan bangsa!

Pada kesempatan Kampanye Akbar Prabowo – Sandi, Minggu (07/04) kemarin, Prabowo memberikan pidato politiknya dengan berapi-api. Berbagai hal dikemukakan Prabowo pada kesempatan tersebut. Mulai dari kritik akan pemerintah sekarang hingga banyak sekali kesepakatan politiknya untuk masyarakat.

Di tengah pidato politik yang disaksikan oleh ratusan ribu massa pendukung capres 02 tersebut, Prabowo juga memberikan beberapa sindiran yang tertuju pada elite politik yang diduga Jokowi. Sindiran tersebut terkait perekonomian negara, kemiskinan dan kegiatan kartu sakti Jokowi.

Sindiran ini disampaikan Prabowo sembari memberatkan bunyi dan menirukan gaya bicara orang lain. Melihat hal ini, massa yang hadir pun sontak tertawa.

Prabowo
Prabowo ucapkan tiga sindiran yang diduga dialamatkan pada Jokowi | Keepo.me

Tidak hanya menyindir, Prabowo pun mengkritisi fenomena korupsi di Indonesia yang menurutnya sudah menyerupai penyakit stadium empat.

“Kekayaan Indonesia diambil ke luar negeri, terlalu banyak korupsi di negeri ini. Ada wartawan gila tanya bagaimana korupsi di Indonesia. Saya bilang corruption in Indonesia is already a disease, stadium four,” ucap Prabowo.

“Banyak rakyat kita yang air higienis saja tidak punya. Republik apa yang tidak dapat menunjukkan air higienis untuk rakyatnya? Ada rakyat yang kelaparan, republik apa yang 73 tahun merdeka rakyatnya gantung diri sebab nggak dapat kasih makan keluarganya?” Sambungnya kemudian.

Menanggapi sindiran tersebut, Ma’ruf Amin memberi klarifikasi terkait kegiatan kartu pra-kerja yang diusung pihaknya dan Jokowi. Menurutnya, kartu tersebut berfungsi memberi skill bagi para pencari kerja, biar mempermudah mereka dalam mencari pekerjaan.

“Kartu itu kan alatnya untuk mendapat pekerjaan,” Tutur Ma’ruf Amin di kediamannya menyerupai dikutip dari Detikcom

“Dilakukan skilling, up-skilling, re-skilling. Diberi skill dulu, kemudian diberikan Kartu Pra Kerja supaya gampang mendapat pekerjaan. Tidak ujung-ujung kerjaan, kerjaan. Orang kan butuh skill,” lanjut Ma’ruf Amin.

Juru Bicara TKN, Arif Budimanta juga menanggapi sindiran Prabowo terkait pertumbuhan ekonomi dengan menyatakan pertumbuhan ekonomi sebesar lima persen tersebut patut untuk diapresiasi.

Menurutnya, tingkat pertumbuhan tersebut sudah luar biasa sesudah tren pertumbuhan ekonomi yang menurun tanggapan pengaruh samping dari krisis ekonomi tahun 2008 hingga 2015 lalu.

Artikel Lainnya

Bagaimanapun, baik Prabowo maupun Jokowi yaitu calon pemimpin bangsa yang selayaknya bersuara demi kepentingan masyarakat luas. Sehingga kritik maupun sindiran yang disampaikan niscaya dilakukan demi kebaikan bangsa dan negara. Betul?