Biografi Tokuji Hayakawa – Pendiri Perusahaan Sharp

Tokuji Hayakawa, Pendiri SHARP, PenemuTokuji Hayakawa dilahirkan pada tahun 1893 di Tokyo, Jepang. Tokuji Hayakawa merupakan pendiri dari perusahaan elektronik asal jepang berjulukan SHARP. Tokuji Hayakawa terlahir dalam keadaan yang amat sulit dalam kondisi kemiskinan yang dimiliki oleh keluarganya, Tokuji Hayakawa kemudian diadopsi oleh keluarga Sato. Ia mendengar kenyataan bahwa Ia diadopsi tidak hingga dewasa. Dia kemudian meninggalkan sekolah dasar sesudah kelas dua dikarenakan kondisi keluarganya yang amat miskin, dan ia kemudian magang ke pembuat ornamen logam. Dia bekerja dengan rajin dan baik dengan tujuan untuk meningkatkan keahliannya dalam bidang logam dan pemahaman wacana perdagangan dan penjualan, alasannya yaitu keuletan dan kerja kerasnya, ia mendapat doktrin dari bosnya.

Meskipun ikat pinggang telah dipakai semenjak zaman kuno untuk aksesoris ibarat baju besi dan sepatu, yang kemudian mulai dipakai pada ikat pinggang untuk celana anak pria pada masa ke-15 dan kemudian untuk dipakai dalam pakaian wanita di masa ke-19. Ketika Hayakawa meluncurkan ikat pinggang ciptaanya pada tahun 1912, ajakan di Jepang untuk ikat pinggang meningkat dengan penyebaran gaya model Barat. Namun, Hayakawa dan pengrajin lainnya belum sempat mengenakan pakaian gaya Barat dan ikat pinggang. Hayakawa secara kebetulan melihat seorang pemain drama film yang kurang bahagia dengan model ikat pinggang yang ia gunakan. Hal ini kemudian menjadi ide beliau untuk menghabiskan waktunya menciptakan ikat pinggang atau sabuk gres yang panjang yang bisa diikat. ia kemudian mengembangkan ikat pinggang atau ikat pinggang unik ciptaannya itu.

Bosnya kemudian mengagumi ciptaaanya dan merekomendasikan Tokuji untuk mengajukan permohonan hak paten. Dia mengusulkan nama “Tokubijo” mengadopsi salah satu aksara Tokuji untuk nama hak patennya. Karena tekanan untuk memperlihatkan produk yang sempurna waktu, Tokuji memutuskan untuk membangun pabrik untuk memproduksi produk ciptaannya. Dia kemudian meminjam emminjam sebagian lahan ibukota untuk membangun pabriknya dan kemudian ia mendirikan tokonya pada bulan September di tahun 1912. Dia memperkenalkan cara untuk berbagi industri, ia kemudian banyak merekrut pekerja untuk dipekerjakan di pabriknya untuk meningkankan produksi dan pesanan para konsumennya. Dia kemudian bisa keluar dan membayar semua utang-utangnya. Dia terus meningkatkan proses manufaktur untuk produknya dan memperluas bisnisnya ke tahap yang lebih besar.

BACA JUGA :  Biografi Julius Robert Oppenheimer – Penemu dan Bapak Bom Atom

Pada tahun 1913, Hayakawa memperoleh paten dari sebuah keran air yang inovatif, dan pada tahun 1915, ia juga berbagi prototipe dari pensil mekanis yang masih dijual hingga ketika ini. Setelah itu ia memperlihatkan kecerdasan manajerialnnya dengan cara memperluas perusahaan ke dalam bisnis manufaktur elektronik yang kemudian menjadi salah satu merk produk populer di dunia yang diberi nama “SHARP”, Nama “Sharp” diambil dari nama inovasi pertama pendiri perusahaan tersebut yaitu pensil mekanis temuan Tokuji Hayakawa “Ever-Sharp” yang diciptakan di tahun 1915. dengan produk unggulan radio tape-recorder dan televisi pada awal berdirinya.

Tokuji Hayakawa menyampaikan bahwa Ada banyak kerja keras yang terlibat dalam proses pengembangan produk ke pasar. Jika produk sukses, perusahaan lain akan keluar dengan produk sejenis. Mereka menyampaikan Jepang bakir meniru, meskipun beberapa orang mengkritik ini dari sudut pandang moral bisnis. Namun, apa yang ia katakan kepada divisi perusahaanya yaitu “membuat produk yang orang lain ingin meniru.” Produk yang bisa ditiru yaitu produk yang baik yang diinginkan konsumen, produk yang menjual. Oleh alasannya yaitu itu, kalau selalu mencoba untuk keluar dengan produk yang unggul maka pesaing akan meniru, dan perusahaan akan terus tumbuh. Imitasi menimbulkan persaingan, meningkatkan tingkat teknologi, dan mengarah kepada kemajuan dalam masyarakat. Namun, perusahaan yang berasal produk selalu dikejar, sehingga harus memikirkan produk berikutnya dan melanjutkan penelitian. Dan perusahaan tidak bisa berpuas diri dan puas dengan hanya satu produk yang baik. Hal ini tidak bisa berpuas diri hanya alasannya yaitu itu yaitu penemu atau pencetus produk. Perusahaan harus melaksanakan penelitian untuk menjadikan produk yang lebih baik, alasannya yaitu orang yang memperoleh hasil maksimal dari produk yang mereka kembangkan.

Tokuji Hayakawa, Pendiri Perusahaan Sharp Pabrik SHARP Logo dan Pabrik Sharp

Tokuji Hayakawa juga aktif dalam program-program kesejahteraan sosial. Dia meninggal pada tahun 1981 pada usia 86. Sejak itu Sharp Corporation terus bermetamorfosis salah satu perusahaan elektronik terdepan di dunia. Sharp memproduksi bermacam-macam produk elektronik konsumen. Termasuk televisi LCD dengan nama merek Aquos, telepon selular, panggangan microwave, Home Cinema dan sistem audio, Penjernih Udara, penyejuk udara, mesin facsimile dan kalkulator.

BACA JUGA :  Biografi Alexander Bain – Penemu Mesin Fax