Dongeng Anak Kecil Yang Menumbangkan Ulama Yang Sombong Dan Tersesat

Sapoiha.com – KISAH ANAK KECIL YANG MENUMBANGKAN ‘ULAMA’ SOMBONG DAN TERSESAT
Alkisah di era Imam Abu Hanifah ada anak masih kecil sekitar umur 7 tahun, dan seorang ulama yang mempunyai Ilmu luas dan tiada bandingannya namanya Dahriyah. Seluruh Ulama pada waktu itu tidak ada yang bisa menandinginya di dikala berdebat, terutama dalam bagian Tauhid.
Maka muncullah sifat kesombongannya, bahkan akibatnya beliau berani menyampaikan bahwa ALLAH itu tidak ada.
Sayangnya belum ada Ulama yang bisa mengalahkan ia dalam berdebat, hingga tiba pada suatu pagi ketika para Ulama dikumpulkan di suatu Majlis milik Syaikh Himad, guru Imam Abu Hanifah, yang pada hari itu Abu Hanifah kecil hadir juga di majlis itu.

sumber foto: www.facebook.com 
Maka Dahriyah naik ke mimbar lalu berkata dengan sombong dan congkaknya:
Siapakah di antara kalian hai para Ulama yang akan sanggup menjawab pertanyaanku?
Sejenak suasana damai, para Ulama semua diam, namun datang-datang berdirilah Abu Hanifah dan berkata:
*Abu Hanifah:*
Omongan apa ini?
Maka barang siapa tahu niscaya beliau akan menjawab pertanyaanmu.
*Dahriyah:*
Siapa kamu hai anak bau kencur, berani kau bicara denganku. Tidakkah kamu tahu, bahwa banyak yang berumur bau tanah, bersorban besar, para pejabat, dan para pemilik jubah kebesaran, mereka semua kalah dan diam dari pertanyaanku, kau masih junior dan kecil berani menantangku…!
*Abu Hanifah:*
ALLAH tidak menyimpan kemuliaan dan keagungan kepada pemilik sorban yang besar dan para pejabat dan para pembesar, tetapi kemuliaan hanya diberikan kepada Al-Ulama.
*Dahriyah:*
Apakah kau akan menjawab pertanyanku?
*Abu Hanifah:*
Ya saya akan menjawab pertanyaanmu dengan taufiq ALLAH.
*Dahriyyah:*
Apakah ALLAH itu ada?
*Abu Hanifah:*
Ya ada
*Dahriyah :*
Dimana Dia ?
*Abu Hanifah:*
DIA, tiada kawasan bagi DIA.
*Dahriyyah:*
Bagaimana mampu disebut ada kalau Dia tak punya kawasan?
*Abu Hanifah:*
Dalilnya ada di badan kau, ialah Ruh.
Saya tanya, jika kamu yakin Ruh itu ada, maka di mana tempatnya? Di kepalamu, di perutmu atau di kakimu?
Dahriyah diam seribu bahasa dengan muka malu.
Lalu Abu Hanifah minta air susu pada Gurunya, Syaikh Himad lalu bertanya kepada Dahriyah:
Apakah kamu yakin di dalam susu ini ada manis?
*Dahriyah:*
Ya saya yakin di susu itu ada anggun.
*Abu Hanifah:*
Kalau kau yakin ada manisnya, aku tanya apakah manisnya ada di bawah, atau di tengah, atau di atas? Lagi-lagi Dahriyah diam dengan rasa aib.
Lalu Abu Hanifah menjelaskan:
Seperti Ruh atau elok yang tidak memiliki kawasan, maka seperti itu pula tidak akan ditemukan bagi ALLAH tempat di Alam ini baik di Arsy atau Dunia ini.
Lalu Dahriyah bertanya lagi: Sebelum ALLAH itu apa dan sehabis ALLAH itu apa?
*Abu Hanifah:*
Tidak ada apa-apa sebelum ALLAH dan sesudahnya tidak ada apa-apa.
*Dahriyah:*
Bagaimana mampu dijelaskan bila sebelum dan sesudahnya tak ada apa-apa?
*Abu Hanifah:*
Dalilnya ada di jari tangan kau,
Apakah sebelum jempol dan apakah sesudah kelingking?
Dan apakah kamu bisa menerangkan jempol 👍 duluan atau kelingking 🤙 duluan ?
Demikianlah sifat ALLAH. Ada sebelum semuanya ada dan tetap ada bila semua tiada. Itulah makna kalimat Ada bagi Hak ALLAH. Lagi-lagi Dahriyah dipermalukan, kemudian dia berkata:
Satu lagi pertanyaanku, apa perbuatan ALLAH sekarang?
*Abu Hanifah :*
Kamu telah membalikkan fakta, seharusnya yang bertanya itu di bawah mimbar dan yang ditanya di atas mimbar.
Akhirnya Dahriyah turun dari mimbar dan Abu Hanifah naik ke atas mimbar.
Dahriyah:
Apa perbuatan ALLAH sekarang? Abu Hanifah:
*Perbuatan ALLAH kini ialah menjatuhkan orang yang tersesat mirip kamu ke bawah jurang Neraka dan menaikkan yang benar seperti saya ke atas mimbar keagungan.*
Maha Suci ALLAH yang telah menyelamatkan akidah Islam melalui seorang anak kecil. Praktis-mudahan kita semua dijauhkan dari sifat-sifat:
* Sok,
* Tinggi Hati,
* Angkuh,
* Meremehkan/Merendahkan Orang,
* Buruk Sangka,
* Takabbur,
* Dzalim
*sombong
(Dikutip dari Kitab _Fathul Majid_, Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi Asy-Syafi’i; والله اعلم
Semoga bermanfaat.Aamiin ❤
❤Allahumma sholli wa sallim ala sayyidina Muhammad wa alaa Ali sayyidina Muhammad ❤