Habib Rizieq Minta Penoda Agama Dieksekusi Mati, Netizen: Yang Mulia Sekretaris Tuhan

Habib Rizieq Minta Penoda Agama Dihukum Mati, Netizen: Yang Mulia Sekretaris Tuhan

Habib Rizieq tuntut sanksi mati kepada penoda agama
Habib Rizieq tuntut sanksi mati kepada penoda agama | news.detik.com

Habib Rizieq minta pemerintah untuk aturan mati para penoda agama

Pendiri Organisasi Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, kembali mengeluarkan pernyataan yang menyebabkan kontroversi di masyarakat. Dalam video yang diputar di program Reuni 212 pada hari Senin (2/11/19) pagi tadi, Habib Rizieq yang ketika ini masih berada di Arab Saudi menyerukan sanksi mati bagi para penoda agama. Tentu saja pernyataan Habib Rizieq itu eksklusif dibanjiri sindiran dari para netizen melalui media sosial.

1.

Minta penoda agama dieksekusi mati

Habib Rizieq tuntut sanksi mati kepada penoda agama
Habib Rizieq Shihab | news.detik.com

Dilansir dari Detik.com, Senin (2/11/19), dalam sambutannya di Reuni 212, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyoroti sikap penodaan agama yang masih terjadi di Indonesia. Dia menyerukan akan kembali digelar Aksi Bela Islam berjilid-jilid bila pelaku penoda agama tak juga diproses hukum.

Melalui sebuah tayangan yang diputar di program Reuni 212, Habib Rizieq memberikan tuntutannya kepada para penoda agama untuk dieksekusi mati. Ia pun menghimbau kepada para hadirin dalam program tersebut untuk demo berjilid-jilid bila penoda agama tak diproses hukum.

Baca juga: Posting Soal Kerjaan Tuai Kontroversi, Netizen Sebut Stafsus Jokowi Billy Cuma Makan Gaji Buta

“Jika terjadi penodaan agama, maka proses aturan yang dikedepankan. Jika pegawanegeri tidak melaksanakan penindakan maka gelar Aksi Bela Islam yang berjilid-jilid menyerupai yang pernah kita lakukan,” ujar Habib Rizieq.

2.

Ajak umat Islam bergerak sendiri

Habib Rizieq tuntut sanksi mati kepada penoda agama
Habib Rizieq Shihab | www.tribunnews.com

Himbauan Habib Rizieq kepada pemerintah tersebut apabila tak diperhatikan, ia mengajak seluruh alumni 212 untuk mengambil langkah sendiri dalam menghukum para penoda agama.

“Maka jangan salahkan umat Islam bila mereka melaksanakan tindakan sendiri, bahwa penoda agama hukumannya yakni sanksi mati,” tutur Rizieq.

Baca juga: Geger Menag Perjuangkan Perpanjangan Izin, Jokowi Takut FPI?

Menurut Rizieq, di tanah air ketika ini terjadi banyak penodaan agama yang dilakukan oleh masyarakat. Meski tak mau menyebutkan nama penoda agama yang dimaksud, namun terlihat terperinci siapa yang ia sindir dalam pernyataannya itu.

“Sebagaimana diketahui di negeri kita telah terjadi penistaan agama. Ada orang yang membandingkan rasulullah dengan ayahnya. Dia merasa ayahnya lebih baik dari rasulullah. Ada pula yang membandingkan masa kecil nabi yang kumal, dekil tak terurus. Ada pula yang menyebut bawha terorisme itu mempunyai agama dan agamanya yakni Islam,” kata Rizieq.

3.

Tanggapan dari netizen

Habib Rizieq tuntut sanksi mati kepada penoda agama
Screenshot Twitter | twitter.com

Dilihat melalui akun Twitter @Detikcom yang mengunggah informasi Habib Rizieq menyerukan sanksi mati bagi penghina agama, sekarang telah dibanjiri komentar netizen. Banyak netizen yang mengungkapkan kekesalannya namun banyak pula yang melontarkan kalimat satire bagi Imam Besar FPI tersebut.

Baca juga: Viral Pidato Nadiem Makarim Buat Hari Guru Nasional, Netizen: Mewakili Milenial!

@ndaherdi: “Yang mulia sekretaris tuhan”

@IndraPaksi3: “Sy berharaf UU Penistaan Agama itu dicabut. Krn agama itu utk manusia, bukan insan utk agama. Agama itu menyangkut utk keselamatan insan di akherat, jadi hrs benar2 teruji sebelum dipilih. Biarkan semua agama diuji, dikritisi, tdk anti kritik, agar kasatmata mana emas mana ipuh”

@dimassaksilaaji: “Semoga yang dimaksud dia semua penoda agama ya , ga cuma agama islam aja , penoda agama lain juga”

@nRy28: “Urusan agama sama yg di atas.. kecuali udh gk percaya ato udh ngerasa lbh jago sama YANG MAHA KUASA..”

Artikel Lainnya

Habib Rizieq yang sekarang masih berada di Arab Saudi ini memang tak jarang mengeluarkan pernyataan kontroversi. Namun alangkah baiknya kita sebagai masyarakat untuk tetap bijak menyikapi pernyataan pimpinan FPI tersebut.

Tags :