Isu Pecah Koalisi Makin Tajam, Pan Tantang Bpn Buka Data Sampai Beri Kartu Anggota Untuk Sandiaga

Isu Pecah Koalisi Makin Tajam, PAN Tantang BPN Buka Data Hingga Beri Kartu Anggota Untuk Sandiaga

PAN Pecah Koalisi Indonesia Adil Makmur
Sekjen PAN, Eddy Soeparno | news.detik.com

Indonesia Adil Makmur mulai terancam nih?

Isu perpecahan koalisi Indonesia Adil Makmur yang mendukung paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno semakin meruncing. Kali ini, pihak yang melempar bola panas yaitu Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Bara Hasibuan.

Bola panas ini disulut dengan tantangan pada BPN untuk membuka lokasi rekapitulasi C1 menyerupai yang dilakukan TKN Jokowi-Ma’ruf. Bara bahkan juga siap menarik Sandiaga Uno masuk kedalam PAN di masa depan.

Lalu, benarkah perpecahan ini terjadi dalam koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung Prabowo-Sandi?

1.

Ingin BPN buka lokasi hitung real count

PAN Pecah Koalisi Indonesia Adil Makmur
TKN Jokowi-Ma’ruf melaksanakan transparansi lokasi perhitungan real count yang berada di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (21/4) pada publik. | tirto.id

Dilansir dari CNN Indonesia, Jum’at (26/4), ketegangan antara PAN dengan koalisi Indonesia Adil Makmur sedikit terjadi sehabis Bara Hasibuan menciptakan sebuah tantangan terbuka.

Wakil Ketua Umum PAN tersebut meminta BPN Prabowo-Sandi untuk sanggup membuka secara transparan daerah perhitungan bunyi real count yang selama ini diberitakan. Bara juga sempat membandingkan dengan transparansi yang dilakukan pihak TKN Jokowi-Ma’ruf.

“Saya dukung kalau pihak TKN siap untuk membuka war room (lokasi hitung suara) mereka, sentra data, markas data mereka. Pihak BPN juga harus lakukan hal yang sama,” ucap Bara ketika berada di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/4).

2.

Pujian pada Jokowi

PAN Pecah Koalisi Indonesia Adil Makmur
Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR, Zulkifli Hasan bertemu dengan capres petahana Joko Widodo di Rumah Dinas MPR, Jakarta, Jum’at (2/6/2017) | nasional.kompas.com

Bara Hasibuan juga memperlihatkan kebanggaan atas perilaku hening Jokowi kala diberitakan menang oleh beberapa forum survei melalui quick count.

Pernyataan ini pun berpengaruh dugaan bertujuan untuk menyentil capres 02 Prabowo Subianto yang melaksanakan deklarasi kemenangan sebanyak empat kali pasca penghitungan cepat simpulan dilakukan.

Quick count itu beliau (Jokowi) menang, tapi sikapnya tidak berlebihan untuk memperlihatkan kemenangan. Itu perilaku terpuji,” terangnya.

3.

Beri anjuran pada Sandiaga

PAN Pecah Koalisi Indonesia Adil Makmur
Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Cawapres 02 Sandiaga Uno | pilpres.tempo.co

PAN juga mulai melaksanakan manuver-manuver lain dengan membukakan pintu partai pada cawapres 02, Sandiaga Uno untuk masuk menjadi anggota dan kadernya.

Bahkan, Kartu Tanda Anggota (KTA) sudah dibentuk dan siap untuk diserahkan secara khusus jikalau hal itu benar-benar terjadi.

“(KTA) sudah kita siapkan. Tinggal diserahkan saja. Tunggu kapan Pak Sandi siap mendapatkan KTA kami,” ucap Sekjen PAN Eddy Soeparno dikutip dari Liputan6, Jum’at (26/4).

Artikel Lainnya

Aksi yang dilakukan PAN ini disinyalir menciptakan suasana tegang terjadi dalam koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung Prabowo-Sandi.

Padahal, selama ini BPN Prabowo-Sandi dikenal mempunyai koalisi partai yang sangat solid dan terstruktur dalam banyak sekali hal.

Namun, sekali lagi dalam politik semua itu sanggup saja terjadi sebab mitra dan lawan tak berarti di hadapan kepentingan.