Karisma Evi Tiarani, Juara Dunia Lari 100 Meter Di Dubai Uni Emirat Arab

Sapoiha.com – Atlet difabel asal Semarang, Karisma Evi Tiarani, Juara Dunia Lari 100 Meter di Dubai Uni Emirat Arab. Dirinya berhasil memecahkan rekor dunia dan menjadi juara Lari 100 meter tingkat dunia di Dubai, Uni Emirat Arab pada 13 November 2019 yang kemudian.
Karisma Evi Tiarani memang sudah difabel semenjak lahir, maka untuk menyalurkan bakatnya dirinya menjadi atlet tunadaksa. Sejak lahir kaki Evi ini memang lebih pendek sebelah dan kaki kirinya juga tidak sekuat dengan kaki kanannya. 

Karisma Evi Tiarani jadi Juara Dunia Lari 100 Meter di Dubai Uni Emirat Arab

Karisma Evi Tiarani berasal dari Desa Talak Broto, Kec. Simong, Kab. Boyolali, Jawa Tengah. Dirinya juga tidak menyangka mampu memecah rekor dunia pada ajang Lomba lari 100 meter tersebut.

Apalagi pada ajang lomba lari tersebut dirinya harus bersaing dengan atlet dari negara yang lainnya, diaman mereka lebih berpengalaman, apalagi ini yakni pertandingan World Camp pertama aku’ tutur Evi.
Selama menjalani Pelatnas, Evi juga berlatih sesuai dengan prosi dari yang di berikan oleh instruktur. Apalagi lawan Evi ini cukup berat ada yang dari Italia, dia ialah Monica Graziana Contrafatto, yang sudah pernah menjadi pemenang pertama kejuaraan dunia para atletik di tahun sebelumnya.

Kisah Karisma Evi Tiarani sang Juara Dunia Lari 100 Meter di Dubai Uni Emirat Arab

Namun dalam ajang tahun ini, atlet dari Italia ini menduduki posisi pada peringkat kedua, dengan catatan waktu 15,56 detik.


Karisma Evi Tiarani telah memecahkan rekor dunia lari 100 meter dengan kecepaan waktu 14,72 detik. Dirinya juga berharap kedepannya gampang-mudahan bisa menyumbangkan emas dalam ajang ASEAN Paragames di Filipina dan juga dalam ajang Olimpiade Paralimpik di tokyo, Jepang tahun depan.

Profil Karisma Evi Tiarani

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah juka menyatakan bahwa Pencapaian dari Karisma Evi Tiarani ini dapat menjadi ide bagi belum dewasa kita penyandang disabilitas. Ganjar juga mengajak seluruh orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus supaya tidak minder dan berikan suport kepada mereka.
Dalam hal ini, hendaknya orang bau tanah dapat menggali potensi anaknya, seraya sambil dilakukan training. Yakinlah, Tuhan ini memberikan anak difabel niscaya ada sesuatu yang luar biasa pada dirinya, ” Kata Ganjar Pranowo.