Niat Pengguguran Kandungan, Perempuan Ini Malah Diperkosa Dukun Cabul

Niat Aborsi Kandungan, Wanita Ini Malah Diperkosa Dukun Cabul

pemerkosaan
Ilustrasi pelecehan seksual | kronologi.id

Korban berniat mengugurkan kandungan dengan derma pelaku

Kejadian tragis menimpa seorang perempuan asal Palembang. Wanita berusia 20 tahun tersebut menjadi korban pencabulan.

Peristiwa itu berawal ketika korban merasa dirinya hamil dan berniat untuk mengugurkan kandungan dengan derma pelaku.

1.

Modus dukun cabul

pemerkosaan
Pelaku pelecehan seksual diamankan polisi | www.klikkaltim.com

Kepala Kepolisian Sektor Sukarami, Palembang, Kompol Irwanto, mengonfirmasi adanya masalah pelecehan seksual terhadap NS. Menurut Kompol Irwanto, bencana tersebut terjadi ketika korban mendatangi kediaman pelaku di Kelurahan Talang Jambi, Kecamatan Sukarami, Palembang.

“Karena sudah dua bulan telat tiba bulan, korban ini merasa dirinya hamil. Sehingga berniat menggugurkan kandungan melalui derma pelaku yang dikenal sebagai dukun,” kata Kompol Irwanto.

Kompol Irwanto mengungkap bahwa korban mengenal pelaku dari sang pacar. Saat keduanya bertemu, sang pelaku menyanggupi ajakan korban dan meminta korban untuk melaksanakan ritual tertentu semoga janin yang ia kandung sanggup digugurkan.

“Modus dukun cabul ini meminta korban menginap di kontrakannya semoga sanggup menjalankan ritual yang dimaksud,” ujar Kompol Irwanto.

2.

Pelaku ancam korban

pemerkosaan
Pelaku pelecehan seksual diamankan polisi | sumsel.tribunnews.com

Ketika korban menjalankan ritual, kata Kompol Irwanto, pelaku memegang tangan korban. Kemudian, pelaku pun meminta korban semoga untuk bekerjasama tubuh sebagai salah satu syarat semoga ritual yang dilakukan berhasil.

“Korban awalnya menolak dan sempat berontak tapi tidak berdaya, pelaku juga mengancam akan membunuh korban” tutur Kompol Irwanto.

Korban yang ketakutan kesannya pasrah sehingga pelaku sanggup memperkosa korban sampai tiga kali. Setelah itu, korban pun dipersilahkan untuk pulang pada sore harinya dan diancam semoga tidak menceritakan bencana yang gres ia alami.

“Sebelum pulang, pelaku kembali mengancam korban semoga tidak menceritakan hal itu kepada orang lain. Tapi korban menceritakan bencana itu kepada pacarnya. Kemudian mereka melaporkan perbuatan itu kepada polisi,” imbuh Kompol Irwanto.

3.

Pelaku diamankan polisi

pemerkosaan
Pelaku pelecehan seksual diamankan polisi | klikanggaran.com

Setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari korban, polisi eksklusif melaksanakan penangkapan terhadap dukun cabul tersebut. Penangkapan pelaku tidak sulit dan pelaku ditangkap ketika berada di kontrakannya. Adapun laki-laki berusia 37 tahun tersebut merupakan warga Murakati, Kecamatan Mura Beliti, Kabupaten Musi Rawas.

“Pelaku mengaku jikalau selama ini belum pernah mengobati orang. Tapi memang pernah mencar ilmu ilmu hitam sehingga menyanggupi ajakan pelaku,” kata Kompol Irwanto.

Sementara itu, menurut hasil investigasi visum, petugas medis menyampaikan bahwa korban tidak dalam kondisi hamil. Korban pun merasa hamil alasannya ia sudah dua bulan telat tiba bulan.

Setelah menangkap korban, polisi pun masih pelakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai masalah ini, “Pelaku ketika ini sudah kita amankan untuk proses aturan lebih lanjut,” ujar Kompol Irwanto.

Artikel Lainnya

Peristiwa tragis ini mengingatkan kembali bahwa jalan masuk kesehatan reproduksi untuk perempuan masih sangat minim. Perempuan yang mencoba melaksanakan pengguguran ilegal kerap berujung pada bencana tragis semacam ini. Tak hanya itu, risiko kesehatan dan risiko aturan pun harus ditanggung jawaban pengguguran ilegal.