Rumah Adab Kalimantan Timur Rumah Lamin

Rumah Adat Kalimantan Timur Rumah Lamin – Halo berjumpa kembali di blok mediasiana Pada kesempatan kali ini aku akan mengulas salah satu rumah adab yang ada di Indonesia tepatnya rumah akhlak di Provinsi Kalimantan Timur. Di Antara Kalian pasti sudah tidak abnormal lagi dengan provinsi Kalimantan Timur apalagi kedepannya provinsi di Kalimantan Timur ini akan menjadi tempat ibukota baru yang ada di Indonesia sebab Jakarta atau ibu kota Indonesia yang ada di Jakarta akan pindah di Provinsi Kalimantan Timur tepatnya di Tenggarong.

Buat kalian yang masih belum tahu dan mengenal betul keunikan dan kelebihan anne-marie rumah etika Kalimantan Timur bisa menyimak pembahasannya sampai simpulan untuk itu tetap Stay di mediasiana.

Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Adat Kalimantan Timur Rumah Lamin  Rumah Adat Kalimantan Timur Rumah Lamin
Jika Sumatera Barat mempunyai salah satu rumah adab rumah gadang maka Provinsi Kalimantan timur memiliki rumah budpekerti yang berjulukan rumah Lamin. Rumah Lamin yakni rumah akhlak dari provinsi Kalimantan Timur yang mana rumah ini menjadi identitas masyarakat suku Dayak yang ada di Kalimantan Timur.

Rumah Lamin ini memiliki panjang antara 300 m dan lebarnya bisa mencapai 15 m serta tinggi dari rumah ini sekitar 3 meter bisa lebih juga. Rumah Lamin ini ini modelnya rumah panggung panjang dan sambung-menyambung dari bangunan satu dengan yang lainnya.

Rumah Lamin ini ini sangat besar luas maka tidak heran jikalau satu rumah Lamin dapat ditinggali atau dihuni oleh beberapa kepala keluarga maka tidak heran sangat akrab sekali rasa solidaritas dari masyarakat suku Dayak yang ada di Kalimantan Timur.

Bahkan rumah Lamin ini di Provinsi Kalimantan Timur ada yang dihuni sekitar 12 sampai 30 keluarga dalam 1 buah rumah Lamin jadi rumah Lamin ini ini bisa bisa dapat menampung kurang lebih 100 orang pada tahun 1967 rumah Lamin ini telah diresmikan oleh pemerintah Indonesia sebagai rumah budbahasa provinsi Kalimantan.

Ciri khas rumah Lamin

Rumah Lamin ini mempunyai ciri khas yang spesifik dan juga ga dilihat dari bentuknya walaupun Terlihat agak umum namun ada beberapa hal yang membedakan adalah terdapat sebuah ukiran-gesekan atau gambar yang ada di dinding rumah Lamin ini dan ini yakni sebuah tanda sekaligus makna bagi masyarakat suku Dayak yang ada di Kalimantan Timur ini adalah identitas mereka.

Rumah Lamin  didirikan sebagai tempat tinggal dan sekaligus untuk kawasan berlindung dari marabahaya baik itu sebab cuaca alam serangan binatang buas dan sebagainya rumah Lamin juga menjadi sebuah media untuk saling memahami antar keluarga berinteraksi sosial dan juga sebagai wadah untuk saling memperkuat kesatuan dan persatuan khususnya suku Dayak yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.

Rumah Lamin rumah budpekerti Kalimantan timur mempunyai warna yang khas mampu kita temukan pada bab dinding-dindingnya ialah berwarna kuning dan hitam bahkan tidak hanya dua warna itu saja rumah Lamin ini juga mempunyai warna merah yang mana melambangkan keberanian sedangkan warna kuning tadi melambangkan ke kebimbaan warna biru melambangkan kesetiaan warna putih melambangkan kebersihan jiwa artinya masyarakat suku Dayak yang ada di Provinsi Kalimantan Timur ialah insan yang setia higienis jiwanya berani dan mempunyai sebuah kewibawaan.

Adapun untuk kayu yang dipakai sebagai materi utama untuk menciptakan rumah Lamin ini yaitu kayu ulin Atau biasa kita sebut dengan kayu besi. Kayu ulin memang sudah dikenal masyarakat luas sebagai kayu yang berpengaruh keras dan tahan usang apabila kayu ulin ini direndam di air maka beliau akan mampu bertahan hingga ratusan tahun bahkan Raya pun tidak mampu menggerogoti kayu ulin ini maka tak heran bila kayu ini dijuluki dengan kayu besi sangking kerasnya.

Maka dari materi kayu ulin ini terbukti usia rumah Lamin yang ada di Provinsi Kalimantan Timur ini mampu bertahan sampai puluhan tahun bahkan sampai ratusan tahun hanya saja untuk saat ini ini kita sangat sulit untuk mampu menerima kayu ulin ini sebab banyaknya penebangan penebangan liar yang kurang atau tidak terawasi dengan baik oleh pemerintah.

 Adapun untuk halaman rumah Lamin biasanya terdapat beberapa patung patung atau disebut juga dengan totem. Masyarakat Dayak yang ada di Provinsi Kalimantan Timur ini mempercayai bahwa Totem ini ialah yang kuasa-tuhan sebagai penjaga rumah dari marabahaya alasannya adalah itu rumah Lamin pasti ada terdapat sebuah patung atau totem.

Rumah Lamin ini terbagi atas tiga ruangan ada ruangan tamu ruangan tidur dan ruangan dapur.   untuk ruang tidur yang ada di rumah Lamin ini terletak berderetan dan umumnya dimiliki oleh setiap keluarga atau masing-masing keluarga yang tinggal dalam satu atap di rumah Lamin ini.

Untuk ruang tidur juga dibedakan antara ruang tidur perempuan dan laki-laki kecuali jika sang lelaki ataupun wanita sudah menikah atau berumah tangga. Ruang tamu yang ada di rumah Lamin ini biasanya digunakan untuk menerima tamu dan juga untuk pertemuan-pertemuan budbahasa.

Maka untuk ruang tamu yang ada di rumah Lamin ini biasanya  lebih luas dan terlihat kosong karena kalau sudah ada program adat maka ruangan tersebut akan penuh dengan tamu-tamu yang datang.

Untuk bab Sisi luar dari rumah Lamin ini ada sebuah anak tangga yang mana digunakan sebagai terusan masuk ke dalam rumah Lamin. Rumah Lamin ini biasanya dimiliki oleh masyarakat suku Dayak baik yang ada di kelas menengah ke bawah dan di bagian rumah Lamin biasanya juga digunakan sebagai tempat untuk memelihara binatang ternak.

Bentuk Rumah Lamin

Adapun untuk bentuk rumah Lamin ini persegi panjang memiliki sebuah atap yang berbentuk mirip pelana tinggi dari rumah Lamin ini sekitar 3 meter lebih dari permukaan tanah dan untuk lebar Rumah Lamin ini sekitar 15 hingga 25 meter Adapun untuk panjangnya sekitar 200 hingga 300 meter.

Rumah Lamin biasanya dibangun dengan beberapa tiang penyangga yang mana untuk menopang bangunan semoga dapat bangkit kokoh dan berpengaruh untuk tiang penyangga inti dari rumah Lamin ini ini ialah tiang yang yang mana untuk kekuatannya Tidak diragukan lagi.

Untuk pintu masuk ke rumah Lamin ini ada beberapa anak buah tangga baik itu yang ada di depan rumah yang ada patung-patung nya ada juga yang ada di bagian tengah rumah bila untuk bab tengah rumah ini biasanya terbuat dari kayu yang mana berfungsi untuk mengikat alasannya kata hewan peliharaan Sedangkan untuk bab ujung atap rumah Lamin ini ini ya seperti pelana dan dihiasi dengan kepalan aja pada bagian ujung atapnya.

7 ciri khas rumah Lamin Kalimantan Timur :

1. Bahan Kontruksi

Bahan konstruksi dari rumah Lamin ini terbuat dari kayu besi atau kayu ulin yang mana kayu ini hanya ada di pulau Borneo Kalimantan atau berada di pulau-pulau yang beriklim tropis kayu ini batangnya besar besar lengan berkuasa dan anti jabuk atau tidak mudah Lapuk apabila direndam ke dalam air maka akan lebih tambah berpengaruh tambah keras tahan usang kayu ini banyak sekali digunakan masyarakat Kalimantan sebagai tiang rumah, dinding pantai rumah dan lainnya.

2. Terdapat Ukiran

Rumah Lamin memiliki ciri khas yakni terdapat sebuah goresan-goresan yang indah yang ini adalah ciri khas dari suku Dayak gambar-gambar motif yang ada di rumah Lamin ini biasanya mirip ada tampilan wajah manusia hewan tumbuhan dan lainnya Menurut akidah suku Dayak bahwa gesekan ini ini mampu menjaga anggota yang ada di rumah Lamin dari marabahaya atau ilmu hitam yang mana sewaktu-waktu bisa saja menyerang mereka.

3. Warna Rumah Lamin

 untuk warna khas dari rumah Lamin ada beberapa warna yaitu seperti warna merah warna kuning warna hitam warna biru dan warna putih tentu warna-warna tersebut memiliki filosofis tersendiri seperti apa yang sudah saya jelaskan di pembahasan diatas warna ini selalu dipakai oleh suku Dayak sebagai ciri khas arsitektur rumah Lamin ataupun rumah Dayak yang ada di Kalimantan Timur ataupun Kalimantan yang lainnya ialah makna dari warna-warna tersebut yaitu warna kuning ialah simbol kewibawaan warna merah simbol keberanian warna putih simbol kebersihan jiwa dan warna hitam yakni simbol.

4. Pembagian Rumah Lamin

Untuk pembagian ruang di rumah Lamin ini terbagi 3 sudah aku jelaskan di atas yakni ada ruang tamu ruang tidur dan dapur untuk wujud dari ruang tamu yakni kosong dan memanjang atau luas biasanya dipakai untuk pertemuan adat atau mendapatkan tamu Sedangkan untuk ruang tidurnya ini dipisahkan berdasarkan jenis kelamin baik pria atau wanita yang belum menikah dan juga anggota pria yang sudah menikah terdapat juga ruang tidur yang dikhususkan untuk pasangan yang sudah resmi menikah jadi sudah terperinci disini ada tata krama dalam menjaga persatuan dan kesatuan antara keluarga.

5. Tangga dan Kolong Rumah Lamin

Rumah Lamin ini sangat identik dengan adanya anak tangga dan juga tolong rumah karena rumah Lamin ini secara umum dikuasai atau kebanyakannya ialah rumah panggung yang mana ada kolamnya di bawah dan biasanya jika ini dijadikan sebagai tempat untuk memelihara binatang ternak untuk tangganya ini difungsikan sebagai jalan untuk masuk ke dalam rumah dan tangganya juga terbuat dari kayu ulin sehingga besar lengan berkuasa dan tidak gampang Lapuk dimakan rayap.

6. Aksesoris Rumah Lamin

Adapun untuk aksesoris rumah Lamin yang terbuat dari kayu ini juga dihiasi dengan adanya barang-barang antik seperti guci emas senjata tradisional dan juga ada ukiran-goresan patung-patung yang mana menambah nilai estetika dari rumah akhlak Kalimantan Timur.

7. Kepala naga di atap rumah Lamin

Keunikan dari rumah Lamin ini ialah terdapat sebuah kepala naga yang berada di atap rumah, terlihat ada ukiran yang terbuat dari kayu yang berbentuk kepala naga Ini yaitu sebuah simbol yang sudah diyakini oleh masyarakat suku Dayak sebagai simbol keagungan kepahlawanan dan Budi Luhur.

 Nah itulah beberapa keunikan dan juga penjelasan mengenai rumah akhlak provinsi Kalimantan Timur adalah rumah Lamin. Semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat dan mampu menjadi tumpuan bagi teman-sobat semua dan menambah wawasan kita semua supaya cinta dengan an-naziat istiadat peninggalan leluhur kita dan mampu menjaganya dengan sebaik mungkin sampai ajal hingga dengan cucu cucu kita nantinya.

Demikian yang dapat saya sajikan dalam kesempatan kali ini supaya pembahasan ini dapat bermanfaat Apabila ada kesalahan aku mohon maaf dan sampai jumpa lagi di pembahasan rumah adat lainnya tetap di mediasiana.

Sumber: Wikipedia.org