Serem! 4 Orang Ini Sempat Dokumentasikan Detik-Detik Terakhir Kematiannya Sendiri

Serem! 4 Orang Ini Sempat Dokumentasikan Detik-detik Terakhir Kematiannya Sendiri

4 Orang Ini Sempat Mendokumentasikan Kematiannya Sendiri!
4 Orang Ini Sempat Mendokumentasikan Kematiannya Sendiri! | www.indostarmedia.com

Mengerikan! Mereka sengaja merekam kematiannya.

Kematian memang mengerikan. Tidak ada yang bisa menebak-nebak kapan ajal seseorang itu akan terjadi. Biasanya orang-orang yang meninggal akan menyisakan kesedihan serta kepiluan bagi keluarga yang ditinggalkannya.

Namun, bagaimana jadinya kalau ajal seseorang malah telah diprediksi dan bahkan dicatat sendiri oleh orang yang bersangkutan? Kenyataannya, beberapa orang sempat mendokumentasikan saat-saat sebelum ajal menjemputnya.

Pendokumentasian bisa berupa catatan ataupun video. Tidak percaya? Berikut ini beberapa orang yang sempat mendokumentasikan detik-detik terakhir kematiannya sendiri!

1.

Ricardo Lopez

4 Orang Ini Sempat Mendokumentasikan Kematiannya Sendiri!
Ricardo Lopez | www.lascimmiapensa.com

Ricardo Lopez yaitu seorang cowok yang sangat menggilai penyanyi yang berjulukan Bjork. Saking menggilai sang penyanyi, ia pun menjadi sangat murka ketika mengetahui bahwa idolanya gres saja mempunyai pacar.

Obesi berlebihan terhadap idolanya inilah yang menciptakan dirinya memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara menembak kepalanya sendiri.

Baca juga: 8 Teori Konspirasi yang Menyelimuti Kematian Putri Diana

Sebelum bunuh diri, Lopez telah terlebih dahulu menciptakan rencana pembunuhan terhadap idolanya, Bjork. Ia menciptakan bom yang dirakit sendiri yang berisi asam sulfat. Bom tersebut akan dikirim ke rumah Bjork yang ada di London.

Ia pun mengirim sendiri bom rakitannya ke kantor pos dengan membawa sepucuk senjata api bersamanya sehingga ia bisa eksklusif bunuh diri kalau kalau tertangkap tangan bahwa isi paketnya yaitu bom.

Namun ternyata, entah bagaimana paketnya tidak dicurigai dan Lopez pun berhasil mengirim paket bom rakitannya. Meskipun telah berhasil mengirim bom rakitannya ke alamat rumah Bjork, namun Lopez masih merasa sangat kesal.

Setelah pulang dan hingga di rumah, ia pun lantas menciptakan sebuah video. Dalam video tersebut, ia menanggalkan pakaiannya, mewarnai wajahnya, dan duduk di bangku sambil menyetel lagu dari penyanyi idolanya tersebut. Tak usang berselang, ia pun menarik pelatuk dan mengakhiri hidupnya sendiri.

Baca juga: 6 Cerita Sekolah yang Dianggap Paling Angker di Indonesia

Mayatnya ditemukan empat hari kemudian sehabis para tetangga mencium anyir kedaluwarsa dari dalam kamar Lopez. Ketika kamar digeledah, petugas pun mendapati Lopez yang sudah tidak bernyawa.

Petugas dari Departemen Kepolisian Hollywood kemudian memeriksa semua video milik Lopez, termasuk video terakhirnya yang menyampaikan bahwa dirinya telah mengirim bom ke rumah Bjork.

Polisi pun dengan segera memberikan pesan tersebut kepada kepolisian di Inggris dan beruntung bom itu sanggup ditemukan sebelum hingga ke rumah Bjork.

2.

Edwin Katskee

4 Orang Ini Sempat Mendokumentasikan Kematiannya Sendiri!
Edwin Katskee | www.findagrave.com

Kokain menjadi salah satu anestesi lokal pertama yang cukup banyak dipakai oleh para dokter. Dibandingkan dengan anestesi lainnya yang kurang berkhasiat, kokain dinilai sebaliknya.

Baca juga: 5 Jalan Ini Dianggap Paling Angker di Indonesia

Akan tetapi, para dokter masih belum bisa menemukan pengaruh samping dari penggunaan kokain sebagai anestesi. Kebetulan pada masa lampau, masih belum ada penetapan takaran kokain yang disetujui sehingga penggunaannya ke pasien pun hanya dalam takaran yang sangat kecil.

Untuk mengetahui pengaruh samping dari kokain, pada tahun 1936 Edwin Katskee memutuskan untuk melaksanakan sebuah percobaan dengan menyuntik dirinya sendiri dengan kokain.

Setiap pengaruh yang dirasakan akan ditulis di buku catatannya. Sayangnya, Katskee secara tidak sengaja menyuntikkan kokain dalam takaran yang cukup tinggi. Dalam buku catatannya, ia menulis pengaruh pertama yang dirasakan, yakni mata mulai melebar dan mempunyai penglihatan tajam.

Kemudian ia masih sanggup bangun dan pemulihan parsial. Hasilnya akan dicatat dalam buku Rx milik universitas dan sekolah tinggi tinggi (tulisannya mulai tidak jelas).

Ia juga menulis tidak akan mengulangi percobaan ini lagi dan sehabis itu ia menulis “kelumpuhan” pada bukunya. Itu kesudahannya menjadi kata terakhir yang ditulisnya.

Baca juga: Sedih Bacanya, Inilah Sejarah Pilu Dunia Pelacuran yang Ada di Indonesia

Para ilmuwan berasumsi bahwa Katskee meninggal sehabis menulis kata itu. Namun sayangnya, catatan milik Edwin Katskee tidak terlalu berguna alasannya yaitu ia tidak menuliskan waktu kronologisnya.

Begitu pun urutan tulisannya yang acak sehingga para ilmuwan harus menebak-nebak urutan goresan pena yang benar. Terlebih tulisannya tidak terbaca dengan jelas.

Edwin Katskee
Edwin Katskee | www.liveabout.com

3.

Pahinggar Indrawan

4 Orang Ini Sempat Mendokumentasikan Kematiannya Sendiri!
Pahinggar Indrawan | www.kisahumat.com

Pria yang bersahabat disapa Indra sempat menggegerkan jagat Facebook Indonesia karena ia merekam insiden bunuh diri yang dilakukannya sendiri dan sempat viral pada tanggal 17 Maret 2017 silam.

Baca juga: Misteri Orang Bati, Makhluk Pemangsa Anak-Anak di Pulau Seram

Tindakannya itu dilakukan diduga alasannya yaitu duduk kasus rumah tangga yang mana istri dan anak-anaknya meninggalkan dirinya.

Seperti yang dikatakan beberapa hari sebelum insiden bunuh diri, ia sempat bilang bahwa dirinya sangat bimbang dalam menjalani hidup.

Akhirnya, ia memutuskan untuk melaksanakan live bunuh diri di Facebook. Meski demikian, banyak dari warganet yang berkomentar kalau video bunuh diri tersebut yaitu hoax alasannya yaitu jarak kaki dan lantai yang tidak terlihat.

Akan tetapi, beberapa jam kemudian, kabar murung mulai bermunculan di media umum terkait tindakan bunuh diri yang dilakukan oleh Indra.

Baca juga: Masih Jomblo? Coba deh Kunjungi Sejumlah Tempat Ini Biar Enteng Jodoh

4.

Daniel Alcides Carrion

4 Orang Ini Sempat Mendokumentasikan Kematiannya Sendiri!
Daniel Alcides Carrion | cerrodepasco.blogspot.com

Carrion mempunyai nasib yang hampir sama dengan Katskee. Ia meninggal usai melaksanakan eksperimen terhadap dirinya sendiri. Carrion merupakan seorang mahasiswa kedokteran di Peru.

Pada tahun 1937 atau tiga tahun sebelum ia pergi untuk menjalani sekolah dokternya, ia sempat menyaksikan ribuan orang yang ada di Kota Callao dan La Oraya meninggal alasannya yaitu suatu penyakit yang mematikan.

Para dokter belum pernah melihat tanda-tanda penyakit ini sebelumnya. Pun ketika Carrion masuk ke sekolah dokternya, pemerintah Peru mencatat bahwa peningkatan penyakit yang dinamakan Verruga Peruana sudah mewabah ke seluruh penjuru daerah.

Baca juga: Kamu Percaya? Inilah Deretan Mitos Seputar Hewan yang Berwarna Hitam

Akhirnya Carrion mulai tertarik untuk memeriksa penyakit ini dan menelitinya secara lebih mendalam. Ia melibatkan dirinya sendiri sebagai cuilan dari kelinci percobaan untuk mengetahui bagaimana proses penyakit tersebut memengaruhi badan manusia.

Pada tanggal 27 Agusuts 1885, Carrion menyuruh teman-temannya untuk mengembangkan penyakit Verruga ke dalam tubuhnya. Pada 17 September 1885, ia lantas mulai mencatat gejala-gejala yang dialaminya.

Seminggu kemudian, ia mulai mengalami penurunan kondisi badan sehingga tidak bisa untuk melanjutkan catatannya. Akhirnya seorang temannya mau membantu Carrion menulis hingga kesudahannya ia meninggal pada tanggal 5 Oktober 1885.

Baca juga: Bikin Bergidik, Inilah Deretan Kisah Tentang Kota Gaib di Indonesia

Catatan milik Carrion ini dianggap sangat berguna dan memberi wawasan gres kepada para dokter Peru perihal cara kerja penyakit Verruga Peruana dalam badan manusia.

Untuk mengenang jasadnya, pemerintah Peru menganggap Carrion sebagai hero dalam bidang kedokteran dan menamakan universitas tempat Carrion menimba ilmu dengan namanya.

Bahkan penyakin Verruga Peruana diganti pula menjadi penyakit Carrion untuk menghormati segala jasa yang diberikan oleh Carrion.

Artikel Lainnya

Itu ia beberapa orang yang sempat mendokumentasikan detik-detik terakhir kematiannya. Entah melalui video ataupun catatan. Setidaknya, itulah proses ajal yang akan dirasakan oleh insan yang sanggup kau lihat dan ketahui.

Pokoknya ya kita harus menyiapkan bekal kita untuk kehidupan di alam abadi kelak nanti sebelum ajal menjemput kita!

Tags :