Tak Sanggup Jatah Sahur Dan Berbuka, Napi Muslim Di As Tak Sanggup Puasa

Tak Dapat Jatah Sahur dan Berbuka, Napi Muslim di AS Tak Bisa Puasa

Virginia
Napi muslim di penjara Virginia | www.moroccoworldnews.com

Para napi muslim di penjara Virginia, Amerika Serikat, dikabarkan tak sanggup berpuasa

Kesempatan beribadah puasa di bulan suci ramadan tak sanggup dirasakan oleh seluruh umat muslim di dunia. Para napi muslim yang berada di penjara Virginia, Amerika Serikat, dikabarkan tak sanggup berpuasa alasannya tidak mendapat jatah masakan untuk sahur dan berbuka puasa.

1.

Napi muslim tak diberi jatah sahur dan berbuka

Virginia
Napi muslim di Virginia | www.middleeasteye.net

Menurut keterangan LSM pembela hak muslim di Virginia, Amerika Serikat, pihak penjara menolak memperlihatkan jatah masakan dan minuman untuk sahur dan berbuka dengan alasan terlalu banyak permintaan.

Dilansir oleh Middleeasteye, Selasa (28/4), petugas di Penjara Wallens Ridge sudah menciptakan daftar nama napi yang akan melakukan ibadah puasa ramadan. Sayangnya, banyak napi muslim yang tak masuk dalam daftar tersebut sehingga tidak disediakan masakan untuk sahur dan berbuka puasa.

Meski demikian, menurut penelusuran yang dilakukan LSM tersebut, para napi yang terdapat di dalam daftar itu pun tidak mendapat jatah masakan untuk sahur dan berbuka. Sejumlah napi muslim yang lain bahkan tidak terdaftar sebagai pemeluk agama Islam.

2.

Hak beribadah napi muslim

Virginia
Napi muslim di Virginia | theintercept.com

Direktur Komunikasi LSM hak pembelas Muslim di Virgina, Rameez Abid, menyampaikan hak untuk berpuasa di bulan ramadan seharusnya tidak perlu untuk diminta, “Ini sangat mengejutkan bahwa kita masih dihadapkan problem hak dasar untuk beribadah,” ujarnya.

“Ramadhan yakni bulan paling sakral bagi umat muslim di seluruh dunia dan konstitusi AS memperlihatkan hak kepada muslim untuk berpuasa. Hal ini seharusnya tidak perlu lagi diminta tetapi inilah kenyataannya,” tambahnya.

Persoalan semacam ini rupanya bukan problem baru. Organisasi Advokat Muslim menyebut problem ini sudah muncul semenjak tahu kemudian dan terulang di ramadan tahun ini. Staf Organisasi Advokat Muslim, Nimra Azmi, menyampaikan tahun kemudian pihaknya sudah memberi peringatan untuk Departemen Lembaga Pemasyarakatan Virginia.

3.

Napi muslim diberi daging babi

Virginia
Penjara Wallens Ridge | wcyb.com

Organisasi Advokat Muslim memberi peringatan supaya para napi muslim diberikan kesempatan melakukan ibadah puasa selama bulan ramadan.

“Hak narapidana untuk menjalankan puasa ketika ramadan dilindungi aturan dan konstitusi AS. Pemerintah Virginia harus mengambil langkah untuk memastikan seluruh muslim di penjara mendapat hak mereka dalam beribadah,” kata Nimra Azmi.

Tak hanya di Virginia, problem serupa terjadi pula di Alaska pada tahun 2019 lalu. Persoalan ini menciptakan narapidana muslim melayangkan tuntutan untuk Departemen Lembaga Pemasyarakatan alasannya tidak memperlihatkan masakan yang layak selama ramadan.

Baik di Virginia maupun Alaska, sejumlah napi muslim menyampaikan bahwa mereka diberi daging babi untuk makan malam. Hal ini pun dinilai sebagai perilaku tidak menghargai terhadap iktikad para napi muslim.

Artikel Lainnya

Pada tahun 2019, penjara di Virginia telah berhasil mengakhiri kegiatan God Pod yang selama ini merugikan minoritas muslim, salah satunya yakni pelanggaran kebebasan beragama narapidana muslim. Meski demikian, problem terkait hak beribadah para napi muslim di Virginia kembali muncul di ramadan tahun ini.