Tata Cara Tayamum Lengkap, Termasuk Bagi Orang Yang Sakit

Tata Cara Tayamum Lengkap, Termasuk bagi Orang yang Sakit

tata cara wudhu tayamum
Cara wudu tayamum | bimbinganislam.com

Cara wudu tayamum

Islam merupakan agama rahmatan lil alamin yang menunjukkan akomodasi bagi pemeluknya dalam beribadah. Seorang muslim harus berwudu atau menyucikan diri sebelum melaksanakan ibadah.

Wudu hanya bisa dilakukan dengan air. Lantas bagaimana bila kesulitan mendapat air? Dalam kondisi menyerupai itu, Islam memberi solusi untuk menyucikan diri selain memakai air, yakni dengan cara bertayamum.

Tayamum merupakan tindakan bersuci dari hadas besar maupun hadas kecil dengan mengusap wajah dan tangan memakai debu, tanah, atau permukaan bumi lainnya yang higienis dan suci. Kemudahan bersuci dengan bertayamum disampaikan Allah lewat Quran surat an-Nisa’ ayat 43:

“Dan bila kau sakit atau sedang dalam musafir atau tiba dari tempat buang air atau kau telah menyentuh perempuan, kemudian kau tidak mendapat air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu.”

Syarat tayamum yang harus diperhatikan

Sebelum melaksanakan tayamum, ada baiknya bila kau memperhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Bersuci dengan cara bertayamum dilakukan sehabis masuk waktu salat.
  2. Jika memang tidak ada air, alasan itu harus dibuktikan sehabis melaksanakan pencarian yang dikerjakan sehabis masuk waktu salat.
  3. Pastikan tanah yang digunakan bersih, lembut, dan berdebu. Artinya, tidak basah, tidak bercampur tepung, kapur, batu, dan kotoran lainnya.
  4. Cara bertayamum hanya sebagai pengganti wudu dan mandi besar, bukan pengganti menghilangkan najis. Artinya, najis harus dihilangkan terlebih dulu sebelum bertayamum.
  5. Bersuci dengan cara bertayamum berbeda dengan wudu. Bila wudu mempunyai enam rukun, maka tayamum hanya mempunyai empat, yakni niat dalam hati, mengusap wajah, mengusap kedua tangan, dan tertib.
tata cara wudhu tayamum
Langkah tayamum | hafizarr.blogspot.com

Cara wudu tayamum beserta doanya

Tata cara tayamum harus dipahami sebelum melakukannya sebagaimana ketika kita berwudu. Buat kau yang belum pernah melaksanakan tayammum, berikut niat dan cara wudu tayamum yang bisa kau coba.

1. Siapkan abu yang higienis atau tanah berdebu.

2. Kamu harus menghadap kiblat, kemudian ucapkan basmalah. Kemudian letakkan kedua telapak tangan pada abu dengan posisi jari-jari tangan dirapatkan.

3. Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah disertai dengan niat dalam hati. Kamu bisa membaca niat tayamum sebagai berikut: Nawaitut tayammuma lisstibaahatish shalaati fardlol lillaahi ta’aalaa. Artinya: Aku niat melaksanakan tayammum semoga sanggup mengerjakan salat fardu alasannya ialah Allah ta‘ala.

Baca juga: 13 Khayalan Kocak Netizen Saat Melamar Anak Pak Ustaz, Receh Tapi Berhasil, lho!

Tidak menyerupai wudu, ketika bertayamum tidak disyaratkan untuk mengusapkan abu pada bagian-bagian yang ada di bawah rambut atau bulu wajah, baik yang tipis maupun yang tebal. Kamu dianjurkan meratakan abu pada seluruh bab wajah.

4. Taruh kembali telapak tangan pada debu. Renggangkan jari-jari serta cincin yang ada pada jari (jika ada) dilepaskan sementara.

5. Selanjutnya, tempelkan telapak tangan kiri pada punggung tangan kanan. Usahakan ujung-ujung jari salah satu tangan tidak melebihi ujung jari telunjuk dari tangan yang lain.

6. Usapkan telapak tangan kiri ke punggung lengan kanan hingga ke bab siku. Selanjutnya, balikkan telapak tangan kiri tersebut ke bab dalam lengan kanan, usapkan hingga ke bab pergelangan.

7. Usapkan bab dalam jempol kiri ke bab punggung jempol kanan. Lakukan hal yang sama pada tangan kiri.

8. Terakhir, kau harus mempertemukan kedua telapak tangan dan usap-usapkan di antara jari-jarinya.

Bacaan doa tayammum

Sama halnya ketika berwudu, sehabis bertayamum kita dianjurkan membaca doa tayamum. Berikut ialah bacaan doa tayamum:

Asyhadu Allaa Ilaaha Illalloohu Wandahuu Laa. Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan ‘Abduhuuwa Rosuuluhuu, Alloohummaj’alnii Minat Tawwaabiina Waj’alnii Minal Mutathohhiriin.

Baca juga: 5 Faktor Eksternal Pemicu Jerawat di Pipi yang Harus Diwaspadai

Artinya: Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya mengaku bahwa Nabi Muhammad itu ialah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah saya dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah saya dari golongan orang-orang yang bersuci (sholeh).

Cara tayamum di kendaraan beroda empat dan pesawat

  • Cara tayamum di mobil

Bertayamum bisa dilakukan di mana saja selama tidak menemukan air untuk berwudu. Setelah berusaha mencari air dan tidak menemukannya, kau boleh bertayamum di mobil.

Tata cara tayamum di kendaraan beroda empat sama dengan cara cara tayamum biasa. Selama masih ada abu di permukaan kendaraan beroda empat dan kau melaksanakan cara bertayamum dengan benar.

  • Cara tayamum di pesawat

Seperti cara wudhu tayamum di mobil, kau bisa bertayamum di pesawat bila tidak menemukan air atau kondisinya tidak memungkinkan untuk berwudu. Kamu bisa mencari kabin yang mengandung abu dan bisa digunakan untuk bersuci dengan cara tayamum di pesawat.

Baca juga: Lokasinya Nggak Umum, Masjid Ini Ternyata Berada Tepat di Bawah Jalan Tol

Cara tayamum di rumah sakit bagi orang sakit

Islam selalu memberi akomodasi untuk beribadah termasuk bagi orang sakit. Berikut syarat tayamum orang sakit yang harus diperhatikan.

1. Tata cara tayamum dengan menepuk kedua telapak tangan ke tanah yang suci dengan satu kali tepukan. Selanjutnya, usap seluruh wajah dengan kedua telapak tangan tadi dan mengusap kedua telapak tangan satu sama lain.

2. Jika orang yang sakit tidak bisa bersuci sendiri, maka orang lain boleh membantunya untuk berwudu atau tayamum. Misalnya meminta tolong kepada seseorang untuk menepuk telapak tangannya ke tanah yang suci, kemudian beliau mengusap wajah orang yang sakit tadi, diteruskan dengan mengusap kedua telapak tangannya.

Baca juga: Bukti Toleransi, Para Pelajar Madrasah Ini Dibolehkan Shalat di dalam Gereja Sambil Ditunggui Pelajar Kristen

3. Seseorang bertayamum pada tembok yang suci atau yang lainnya, asalkan mempunyai debu. Cara wudu tayamum bisa dilakukan memakai abu yang dikumpulkan di suatu wadah atau di sapu tangan, kemudian sehabis itu bertayamum dari abu tadi.

4. Jika telah bertayamum dan masih dalam keadaan suci (belum melaksanakan pembatal), kau cukup mengerjakan salat dengan memakai tayamum yang pertama tadi, tanpa perlu mengulang tayamum lagi.

5. Membersihkan najis wajib dilakukan termasuk oleh orang yang sakit. Jika pakaian terkena najis, maka wajib dicuci atau diganti dengan pakaian yang suci. Jika beliau tidak bisa untuk melaksanakan hal ini dan salat dalam keadaan menyerupai ini, salatnya tetap sah dan tidak perlu diulangi.

6. Orang yang sakit sebisa mungkin melaksanakan salat di tempat yang suci. Apabila tempat salatnya (seperti bantalan tidur atau bantal) terkena najis, wajib dicuci atau diganti dengan yang suci, atau diberi bantalan lain yang suci. Jika tidak bisa untuk melaksanakan hal ini dan tetap salat dalam keadaan menyerupai ini, salatnya tetap sah dan tidak perlu diulangi.

7. Orang yang sakit dihentikan mengakhirkan salat hingga keluar waktunya dengan alasan alasannya ialah tidak bisa untuk bersuci. Orang yang sakit tetap wajib bersuci sesuai dengan kadar kemampuannya, sehingga beliau sanggup salat sempurna waktu; walaupun badan, pakaian, atau tempat salatnya dalam keadaan najis dan tidak bisa dibersihkan (disucikan).

Artikel Lainnya

Bagaimana? Praktis kan tata cara tayamum termasuk bagi orang sakit? Islam memang menunjukkan akomodasi bagi pemeluknya untuk melaksanakan ibadah. Makara jangan malas ibadah apalagi buat kau yang masih sehat.