Viral Video Ahok Marah-Marah Ketika Nyoblos Di Jepang, Ini Alasannya!

Viral Video Ahok Marah-marah Saat Nyoblos di Jepang, ini Alasannya!

Hal ini yang menciptakan Ahok marah

Pemilihan Umum (Pemilu) di luar negeri memang digelar lebih cepat dari di Indonesia sendiri. Di Indonesia Pemilihan Caleg (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) akan dilaksanakan pada 17 April, sedangkan di luar negeri 14 April.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau yang kerap disapa Ahok ini memperlihatkan suaranya di Osaka, Jepang. Namun beredar di media umum video Ahok nampak marah-marah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Osaka tersebut.

View this post on Instagram

Baru saja selesai memperlihatkan hak bunyi pada Pemilu 2019 di Osaka, Jepang. Ayo Memilih, Jangan Golput!

A post shared by Basuki T Purnama (@basukibtp) on Apr 14, 2019 at 1:27am PDT

Alasan kemarahannya adalah, Ahok protes sebab gilirannya untuk mencoblos pada Pemilu 2019 didahului oleh pemilih lain yang belum terdaftar di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Ia takut akan kehabisan kertas bunyi dan kehilangan hak pilihnya.

“Tadi kan kesannya walaupun saya di nomor 8, jika ini duluan kertas bunyi habis, hilang hak bunyi saya,” kata Ahok dalam video tersebut.

Dilansir melalui Kompas.com, Ahok memperlihatkan klarifikasi bahwa dalam video tersebut ia protes kepada saksi pasangan calon nomor urut 02.

“Saksi 02 maksa bahwa yang di DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) pun sama haknya dengan yang tidak terdaftar. Kaprikornus artinya, mereka yang antre dengan paspor tanpa terdaftar bisa menciptakan kami yang terdaftar di DPT dan DPTb tidak bisa milih sebab kehabisan kartu pilih,” kata Ahok.

Ahok juga mengaku bahwa gilirannya untuk mencoblos digeser menjadi pukul 17.00 waktu setempat.

“Jelas ketika panitia geser saya ke jam 17.00, melanggar,” lanjut Ahok.

Ahok mengatakan, sehabis ia protes, saksi paslon 02 pun ketika itu kesudahannya menyampaikan ada salah paham.

“Dengarin saja saksi 02 yang begitu saya ancam rekam dan diskusi, pribadi bilang salah paham. Paling cerdik ngeles,” kata Ahok.

Artikel Lainnya

Ketua PPLN Osaka, Anung Wibowo juga menyampaikan bahwa apa yang terjadi ialah sebab salah paham.

“Itu salah paham saja, jadi tadinya kan Pak Ahok sudah antre, tapi dia harus pindah kawasan sebab banyak massa yang minta foto, terus ketika ia kembali ke antrean lagi, dikirain nyelak gitu, terus Pak Ahok nggak terima, itu juga ngobrol-ngobrol aja, cuma sebab sama-sama ngomongnya keras, sama orang-orang Makassar, sedikit panas, itu juga sebentar nggak hingga 5 menit sudah selesai urusannya,” kata Anung (Detik.com).

Anung juga menyampaikan bencana sebab salah paham tersebut hanya berlangsung sebentar, sebab masing-masing pendukung 01 dan 02 bisa menenangkan massanya.

Pemilu di luar negeri serentak diadakan pada 14 April kemarin. Nanti giliran di dalam negeri pada 17 April. Pastinya berikan suaramu dengan tiba ke TPS dan mencoblos ya guys.