Warga Banyuwangi Dihebohkan Video Laki-Laki Masturbasi Di Dalam Ruang Atm, Polisi Buru Pelaku

Warga Banyuwangi Dihebohkan Video Pria Masturbasi di dalam Ruang ATM, Polisi Buru Pelaku

Screenshot video agresi laki-laki masturbasi di ruang ATM
Screenshot video agresi laki-laki masturbasi di ruang ATM | sumsel.sindonews.com

Tanpa malu, laki-laki ini lakukan masturbasi di ruang mesin ATM

Masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur dihebohkan dengan video laki-laki sedang masturbasi di ruangan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) beberapa waktu kemudian di tempat pasar. Video tak senonoh itu beredar luas melalui aplikasi chat WhatsApp.

Melihat kehebohan di masyarakat usai melihat video masturbasi di ruang mesin ATM, polisi diminta untuk menilik siapa laki-laki yang telah berani melaksanakan perbuatan tersebut di tempat umum. Dugaan sementara, pelakunya ialah laki-laki pengidap gangguan jiwa.

1.

Masturbasi di ruang mesin ATM

Screenshot video agresi laki-laki masturbasi di ruang ATM
Screenshot laki-laki masturbasi di ruang ATM | sumsel.sindonews.com

Dalam video berdurasi 30 detik yang menyampaikan seorang laki-laki sedang masturbasi tersebut diduga direkam di tempat Pasar Sumberayu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Video yang diambil dikala malam hari itu menampakan sebuah ruang mesin ATM milik salah satu bank BUMN.

Tak sadar sedang direkam oleh seorang warga, laki-laki itu tampak melaksanakan masturbasi. Sandal dan celana laki-laki itu terlihat diletakan di lantai. Tanpa ada rasa khawatir perbuatannya itu akan dipergoki warga, laki-laki itu terus melanjutkan aksinya.

Baca juga: Heboh Unggahan Nonton Bareng Film Porno di Grup Facebook

“Orang apa itu bung, ngeloco (onani) di ATM. Bejat bung, mantab jiwa.. Sumberayu punya ini, wuuuh…,” teriak perekam video dilansir dari Republika.co.id.

2.

Pelaku diduga pengidap gangguan jiwa

Screenshot video agresi laki-laki masturbasi di ruang ATM
Lokasi kejadian | jatim.idntimes.com

Setelah video laki-laki masturbasi di ruang mesin ATM gegerkan warga Banyuwangi, polisi didesak untuk menilik kasus tersebut. Dilansir dari Idntimes.com, Senin (25/11/19), Kapolsek Muncar AKP Zainuri mengatakan, dari sejumlah keterangan saksi, pihaknya mengira pelaku dalam video masturbasi merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Sampai dikala ini masih dalam penyelidikan oleh Polresta Banyuwangi dan Polsek Muncar. Dari keterangan para saksi , diduga itu orang gila,” ujar Zainuri, Minggu (24/11/19).

Baca juga: Tak Didampingi Saat Melahirkan, Wanita Ini Kaget Malah Mantan yang Datang Menjenguk

AKP Zainuri menambahkan kalau kejadian serupa juga pernah terjadi di Banyuwangi. Aksi masturbasi sebelumnya itu diketahui juga terjadi di daerah pasar Sumberayu, yang terletak di Desa Sumberberas.

“Karena sebelumnya di tempat lain di Banyuwangi juga ditemui itu. Kejadian lain juga terjadi di desa yang sama,” imbuh Zainuri.

3.

Polisi selidiki CCTV

Screenshot video agresi laki-laki masturbasi di ruang ATM
Ilustrasi CCTV | suryamalang.tribunnews.com

Dianggap meresahkan warga, polisi akan segera mengejar pelaku. Rencananya pada hari ini, Senin (25/11/19) polisi akan mendatangi pihak bank untuk melihat CCTV yang terpasang di ruang ATM depan bank terkait.

Baca juga: Selingkuh dengan Kakek 60 Tahun, Gadis 21 Tahun Ini Diceraikan Suaminya yang Berusia 74 Tahun

“Untuk investigasi CCTV akan dilakukan besok (Senin) alasannya ialah kantornya Sabtu dan Minggu tutup. Kami cek di CCTV pengelola ATM atau bank itu, ada atau tidak,” jelas Zainuri.

Warga yang ingin tau dengan lokasi ATM yang dijadikan tempat laki-laki tersebut masturbasi itu kemudian beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian. Warga Desa Sumberberas eksklusif mengetahui ruang ATM di video tersebut hanya dengan melihat ciri dalam video yang beredar.

“Iya ini saya lihat di lokasi ada dua tiang listrik, kanopi ruko dan spidometer listrik. Dari kemarin banyak yang lihat ATM itu, termasuk perangkat desa juga tiba melihat,” ujar Sofyan Arifianto (29), warga Desa Sumberberas.

Artikel Lainnya

Polisi didesak untuk menangkap pelaku alasannya ialah agresi tersebut bukan pertama kalinya terjadi di Banyuwangi. Masyarakat mengkhawatirkan kalau agresi tak senonoh itu akan terjadi lagi dan membahayakan warga.

Tags :